cerita mbun

Jangan Anggap Remeh! Ini Dampak Psikologis Anak Jika Ayah Selingkuh

22 komentar
Jangan remehkan dampak selingkuh!

Akhir tahun 2023 ditutup dengan kabar yang tidak menyenangkan dari influencer Ira Nandha yang membeberkan bukti perselingkuhan suaminya Elmer Syaherman, yang berprofesi sebagai pilot. Elmer dikabarkan berselingkuh dengan seorang pramugari yang bernama Bella Damaika. Lagi-lagi terjadi berita perselingkuhan melalui sebuah chat di aplikasi yang bikin mual seluruh masyarakat Indonesia.

Bukan hanya yang terjadi pada kasus rumah tangga Ira Nandha, sebelumnya juga terjadi pada seorang selebriti adiknya Rafi Ahmad, yaitu Syahnaz Sadiqah dan pemain FTV Rendy Kjaernett. Tidak habis pikir, biasanya yang banyak terjadi suami yang berselingkuh, namun seorang istri juga bisa berselingkuh. Kok bisa ya?

Lalu ada lagi berita perselingkuhan dari musisi yang dikenal dengan lagunya "Surat Cinta Untuk Starla" yang dibongkar melalui media sosial. Di kalangan masyarakat biasa seperti tak mau kalah, selingkuh dengan mertua sendiri. Naudzubillah.

Hmmm banyak sekali ya kasus perselingkuhan di sepanjang tahun 2023? Pantes saja di Pengadilan Agama kasus perceraian semakin meningkat. Cara perselingkuhan juga macam-macam caranya. Tapi, jangan sampai takut menikah ya, kamu bisa diskusi sebelum menikah dengan pasangan, mendiskusikan banyak hal tentang prinsip-prinsip dalam hidup dan prinsip kamu tentang pernikahan. 

Setelah ramai perselingkuhan melalui aplikasi ojek online, Suami Ira Nandha tersebut juga berselingkuh melalui aplikasi yang bernama Discord. Jujur aku baru tahu aplikasinya, haha. Setelah aku cari tahu, Discord merupakan aplikasi komunikasi yang biasa digunakan untuk gamers saat bertanding sebagai ruang obrolan.  

Pada kenapa ya orang-orang? Sudah tahu selingkuh salah kenapa masih di lakukan? Selama selingkuh apa tidak memikirkan dampak psikologis bagi anak? Mari kita bahas dulu yang dimaksud dengan selingkuh. 

Apa Itu Selingkuh?

Membayangkannya saja cukup seram. Bagaimana tidak, contoh perselingkuhan di atas, di lakukan oleh orang-orang dengan profesi yang keren dan juga banyak didambakan oleh banyak orang. Sudah gitu, mereka punya pasangan dengan "spek bidadari" yang juga jadi impian banyak orang. Sudah di kasih nikmat berkeluarga dengan punya pasangan dan keturunan yang baik, kenapa malah mencari tantangan di luar sana? Apakah benar laki-laki suka tantangan?
Apa itu selingkuh
Sumber: Canva
Selingkuh adalah kegiatan yang melanggar komitmen bersama atau kepercayaan pasangan. Melanggar janji yang sudah ditetapkan bersama. Dalam hal ini tentunya kita harus tahu dulu nih batasannya yang kita anggap selingkuh itu seperti apa. 

Menurut psikologis klinis, Inez Kristanti dalam obrolannya di akun Youtube Parentalk, menuturkan batasan selingkuh kembali lagi ke masing-masing pasangan karena masing-masing pasangan bisa jadi punya batasan selingkuh yang berbeda. 
Menurutnya juga ketertarikan dan selingkuh itu berbeda. Kita bisa memutuskan untuk tidak selingkuh, namun kita sulit mengendalikan ketertarikan. Tertarik bukan berarti selingkuh karena kita masih komitmen sama pasangan. Jadi tenang aja ya yang masih suka tertarik sama bias Korea, tetep aman kok, hehe.  
Ada yang cium pipi kanan kiri dengan lawan jenis bukan selingkuh, ada juga kalau begitu sudah selingkuh. Kalau aku sih patokannya jelas menurut Islam ya. Mendekati saja kita tidak boleh, apalagi sampai berbuat zina.

Pernyataan Inez ini membuatku kembali berkaca pada hubungan kami. Aku dan suami juga punya batasan selingkuh yang berbeda. Batasanku sendiri adalah dimulai dengan tidak chat yang tidak penting dengan lawan jenis, karena dari yang awalnya hanya bercanda, bukan tidak mungkin bisa mengarah ke arah selingkuh nantinya. Kalau tiba-tiba jadi tertarik dari salah satu pihak dan hilangnya rasa cinta dalam pernikahan bagaimana?

Hal tersebut ternyata sulit bagi suami yang berteman dengan banyak perempuan dan ramah sama semua orang, meski tidak ada tujuan apa-apa. Aku bisa pahami ini, tapi aku juga utarakan apa yang menjadi kebutuhanku. 

Awalnya sulit baginya, tapi lama-lama suami bisa menerima dan memenuhi kebutuhanku akan batasan selingkuh. Alhamdulillah kami sudah bisa fokus pada hal lain selain batasan selingkuh ini. Apakah kamu punya batasan selingkuh juga?

Hmmm memang ya kita tidak pernah tahu bagaimana permasalahan rumah tangga orang lain, kita hanya melihat dari luar bahwa pasangan mereka ganteng dan cantik, dengan pekerjaan yang bagus, memiliki anak yang juga lucu-lucu. Intinya yang terlihat sempurna belum tentu sempurna bagi mereka. 

Apalagi masyarakat kita sering men-generalisasi kalau sebuah profesi yang baik itu sudah baik juga sifatnya. Terlihat begitu sempurna, padahal belum tentu juga. Apapun pekerjaannya, kalau sudah sifatnya jelek ya sulit juga untuk di rubah. Itulah pentingnya adab sebelum ilmu.

Alasan Suami Selingkuh Setelah Menikah yang Perlu Kamu Tahu

Perselingkuhan sendiri sudah tidak aneh bagiku, karena orang terdekatku juga mengalami hal yang sama. Banyak contoh yang sudah aku lihat bahkan sejak aku belum dewasa. Sayangnya saat itu aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Alasan seorang ayah selingkuh
Sumber: Canva
Tetap saja bikin aku nggak habis pikir dan membuat aku bertanya-tanya kenapa pria setelah menikah bisa berselingkuh? Bukankah suami istri sudah berjanji di hadapan Allah saat akad pernikahan berlangsung? Kemana perginya janji-janji itu?

Kita hanya bisa melihat dari luar bahwa hubungan keluarganya baik-baik saja, istrinya cantik, pintar dan mandiri finansial pun masih saja di selingkuhi. Layaknya ibu-ibu yang suka nonton sinetron, jadi gemes sendiri, "nyari apa sih kamu ferguso, heh?" Sabar...sabar, hehe.

Kalau kata netizen, udah punya batu berlian malah pilih batu koral. Biasanya yang jadi selingkuhan tidak lebih baik dari istri pertama. Iya kan?

1. Merasa Tidak Dihargai

Laki-laki yang merasa dirinya tidak dihargai akan mencari pembenaran di luar sana dengan melakukan "petualangan" bersama wanita lain. Membutuhkan validasi supaya dia dihargai oleh orang lain.   

Ada yang tidak disukai dari istri atau membuat ekspektasi yang tinggi terhadap pasangan. Ketika itu terjadi suami mencari kenyamanannya di luar.

2. Tidak Lagi Cinta dengan Istri

Alasan yang mungkin terjadi pada pria yang sudah menikah untuk selingkuh adalah karena sudah tidak cinta lagi. Aktifitas bersama setiap hari mungkin membuat sebagian orang merasa jenuh lalu tidak cinta lagi.

Dalam rumah tangga masalah selalu ada, tidak terpenuhinya ekspektasi pada pasangan bisa membuat rasa itu semakin pudar.  Tapi, apa benar ya semudah itu rasa cinta hilang?

Kurangnya keintiman secara fisik dan emosional juga bisa membuat renggang hubungan dengan pasangan. Merasa tidak dicintai lagi oleh pasangan. 

3. Tidak Dapat Menyelesaikan Masalah

Seringkali pasangan terjebak dalam masalah yang tidak bisa diselesaikan. Masalah yang sudah lama, namun tak kunjung juga mendapat pencerahan dan malah semakin menumpuk.

Untuk menghindarinya dengan cara berselingkuh. Kalau kamu pernah nonton film Noktah Merah Perkawinan, kisah Ambar dan Gilang juga bisa mendekatkan pada perselingkuhan. Sebaiknya, kita selesaikan dulu permasalahan di dalam rumah tangga agar tidak menimbulkan masalah yang baru. 

4. Tidak Mempunyai Komitmen yang Kuat

Selingkuh adalah pilihan yang diambil secara sadar. Serumit apapun masalah rumah tangga,  jika kamu tetap punya komitmen yang tinggi kamu tidak akan membiarkan celah selingkuh itu masuk ke hubungan kamu. 
Jadi, kalau pasangan yang selingkuh bukan karena kamu yang sudah tidak menarik lagi atau kamu yang banyak kurang, tapi dia yang tidak pernah merasa cukup. 
Pernikahan tidak bisa lepas dari masalah yang kecil hingga besar. Jika masalah bisa diselesaikan justru akan membuat kita semakin dewasa dalam menghadapi pasangan dan justru membuat ikatan batin semakin kuat. 

5. Tidak Puas Dalam Hubungan Seksual

Bedanya hubungan wanita dan laki-laki, terletak pada cara hubungan keintimannya. Laki-laki lebih ke fisik, makanya tidak heran jika suami bosan dengan pasangannya sehingga menginginkan variasi yang berbeda dalam hubungan seksual.

Sedangkan jika istri yang selingkuh, itu karena istri merasa kurang diperhatikan dan disayang. Keduanya sama-sama punya persamaan akan ketidakpuasan terhadap pasangan.

6. Komunikasi yang Buruk

Komunikasi adalah kunci dari hubungan pernikahan. Komunikasi yang buruk dalam pernikahan bisa menimbulkan pertengkaran. Suami maunya begini, istri maunya begitu. Tidak menemukan titik tengah sehingga perbedaan pendapat malah semakin rumit.

Bagi kamu yang pernah selingkuh, pernah terpikirkan tidak dampak psikologis bagi anak? 

Dampak Psikologis Anak Jika Ayah Selingkuh

Orang tua selingkuh hati-hati anak depresi
Sumber: Pixabay
Dampak selingkuh yang dilakukan suami bukan hanya berdampak pada istri saja, tetapi juga pada anak. Mungkin terlihat tidak terlalu berdampak jika anaknya masih kecil, padahal selingkuh dampaknya panjang karena melibatkan masa depan anak.

1. Anak Merasa Tidak Percaya Diri

Rekam jejak digital ini serem banget ya, jika orang tuanya artis terkenal tentu pemberitaannya akan selalu ada. Suatu saat anak bisa melihat berita yang hari ini sedang terjadi. 

Orang tua yang bercerai karena perselingkuhan menimbulkan malu bagi anak yang berujung pada rasa tidak percaya diri. Anak jadi minder dan menjauhi lingkungannya karena malu punya orang tua yang selingkuh dan hubungannya tidak baik.

2. Anak Bingung Membedakan Mana yang Benar dan Salah

Anak yang belum dewasa cenderung lebih banyak mencontoh orang tuanya. Makanya lebih mudah mempraktekan dengan perbuatan  jika kita ingin anak kita berperilaku baik kan? 

Sama halnya hubungan kita dengan pasangan. Anak senang jika melihat orang tuanya bahagia. Namun, jika orang tuanya menyakiti satu sama lain, anak jadi bingung harus berbuat apa. 

Ketika anak belum dewasa dan masih butuh bimbingan orang tua, seharusnya anak dapat contoh keluarga yang harmonis. Jangan sampai karena masalah orang tuanya anak menyalahkan dirinya sendiri dengan berpikir, "ini semua salahku. Aku penyebab orang tuaku selingkuh."

3. Anak Akan Merasa Kesepian

Melihat Ayah yang selingkuh dan jarang menghabiskan waktu bersama membuat anak akan merasa kesepian. Anak merasa tidak berharga dan tidak dicintai.

Padahal quality time bersama keluarga adalah momen yang berharga bagi anak. Tapi, tidak di dapatkan karena orang tua yang masing-masing sibuk sendiri. 

4. Anak Bisa Jadi Depresi

Menurunnya prestasi anak di sekolah salah satu tanda anak mengalami depresi, sehingga ia tidak lagi tertarik belajar karena ingin mendapatkan perhatian di sekitarnya.

Dampak psikologis anak ini juga akan mempengaruhi tumbuh kembang dan proses pendewasaannya. 

5. Anak Cenderung Akan Melakukan Hal yang Sama

Anak sudah mendapatkan contoh selingkuh dari keluarganya sendiri. Hal ini kemungkinan bisa juga terjadi pada anak nantinya saat ia dewasa. Meski tidak semua anak seperti ini, kita tetap perlu hati-hati memperlakukan anak jika pasangan kita selingkuh.

Jika ada suami yang selingkuh coba lihat masa kecilnya atau keluarganya. Apakah ada kecenderungan punya masa lalu dengan selingkuh atau tidak. 

6.  Sulit Untuk Mempercayai Orang Lain 

Mengkhianati sebuah hubungan, membuat anak sulit untuk percaya pada orang lain bahkan menimbulkan trauma yang mendalam sehingga ia merasa tidak perlu menikah agar tidak selingkuh dan lain sebagainya. 

Pernah kan kamu melihat ada orang yang menikah karena takut diselingkuhi seperti hubungan orang tuanya? Anak jadi lebih hati-hati dan posesif terhadap pasangannya kelak. 

Kesimpulan

Banyaknya kasus perselingkuhan yang dialami oleh banyak public figure pasti menimbulkan banyak pertanyaan di kepala kenapa semua ini bisa terjadi. Banyak alasan yang bisa terjadi kepada setiap pasangan untuk menormalisasi selingkuh. 

Alasan pria yang sudah menikah juga beragam. Dari banyaknya alasan, yang jelas pilihan selingkuh itu dibuat secara sadar. Jadi kamu tidak perlu menyalahkan diri kamu jika pasangan selingkuh.

Hal yang harus diperhatikan ketika pasangan selingkuh adalah anak, karena anak juga akan mendapatkan dampak psikologis dari orang sekitarnya bahkan lingkungannya. Nggak main-main, efeknya panjang sampai masa depan anak. 


Referensi:

https://riliv.co/rilivstory/selingkuh-menurut-psikologi/

https://www.ibupedia.com/artikel/keluarga/bukan-salah-kamu-ini-7-hal-penyebab-suami-selingkuh

https://hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/alasan-berselingkuh-faktor-pemicu-selingkuh/

https://www.ibupedia.com/artikel/keluarga/orang-tua-selingkuh-awas-mental-anak-jadi-taruhannya

https://tirto.id/6-dampak-orang-tua-selingkuh-bagi-psikologis-anak-gE54

Related Posts

22 komentar

  1. kayanya yang mendaptkan dampak ketika seorang ayah selingkuh bukan hanya istri ya kak, tetapi anak juga ikut merasakanya. Kasian banget psikologi si anak jadi terganggu, niat hati mau menikmati masa kecil, malah harus ikut merasakan pahitnya kehidupan akibat si ayah selingkuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget kak semua kena dampaknya dan hancur rumah tangga.

      Hapus
  2. Belakangan makin marak ya berita perselingkuhan. Komitmen awal saat menikah memang penting, dan harus dibahas bersama seputar visi misi menjalankan kehidupan rumah tangga. YAng menjadi "korban" dari kasus perselingkuhan bukan hanya pihak yang diselingkuhi tapi juga anaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju dengan dokter bagaimana kita harus bisa memikirkan dampak psikologis dari selingkuh

      Hapus
    2. Bener dok, harus dikuatkan lagi komitmennya.

      Hapus
  3. hmm...jaman aku kanak-kanak belum pernah dengar kosa kata selingkuh. Jaman anakku, kata yang biasa. Luar biasa ya perubahan peradaban ini....sayangnya kok yang ke arah negatif makin banyak

    BalasHapus
  4. Jadi mengingatkan ku, tentang pedoman hidup yang menjaga manusia yaitu Al-Quran. Kl udah paham mendekati saja tidak boleh sebagai perintah dan peringatan Allah, InsyaAllah selamat.

    BalasHapus
  5. Kasihan anak-anak yang harus menanggung akibat dari perbuatan orang tuanya. Satu-satunya yang bisa dijadikan pegangan di akhir zaman ini ya hanya Al Quran dan Sunnah. Termasuk juga mendidik anak dengannya agar mereka terbentengi dari hal-hal yang merusak dan bangkit menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

    BalasHapus
  6. Terkadang orang dewasa melakukan suatu tindakan tanpa memikirkan dampaknya bagi anak-anak yang ada di sekitarnya termasuk orang tua terhadap anaknya. Mudah2an kita sebagai orang dewasa bisa memutus rantai dampak negatif ini

    BalasHapus
  7. dampak perselingkuhan itu banyak sekali ya, kuncinya sebenarnya komunikas dan komitmen di awal. selalu berkomunikasi dengan pasangan bisa membuat mereka saling mengerti dan memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing. Komitmen diawal bahwa menjalin hubungan rumah tangga itu tdak hanya sekedar untuk sesaat saja tetapi insyaallah 1 untuk selamanya.

    BalasHapus
  8. Korban perselingkuhan bisa jangka panjang dan butuh waktu lama untuk sembuh. Bahkan bisa menimbulkan trauma pada pasangan, anak, dan juga keluarga dekat lainnya. Salah satu yang bisa mengurangi atau mencegah perselingkuhan yaitu komunikasi dengan pasangan.

    BalasHapus
  9. Perselingkuhan bisa disebabkan karena kurangnya iman seseorang. Billa hidup berpegang pada Al Qur'an dan norma-norma agama dengan benar, pasti hal-hal seperti itu bisa dihindari.

    BalasHapus
  10. Lengkap banget informasi terkini tentang perselingkuhan kaum selebritinya, Neng. He-he. Iya, ya, kebanyakan selingkuhan itu tidak lebih cantik dari istri sah. Pernah lihat juga berita tentang lelaki muda yang selingkuh dengan nenek-nenek. Makin gemes nggak tuh istri sah, masa dikhianati sama perempuan berumur banyak. Na'udzubillahimindalik.

    BalasHapus
  11. Gegara kasus pilot dan pramugari itu, kasus selingkuh jadi banyak menjadi bahan perbincangan lagi, ya. Dan dampaknya memang ga main-main ternyata, tidak hanya pasangan, anak-anak pun jadi ikut terseret dan merasakan dampak negatif. Nauzubillah

    BalasHapus
  12. trauma yang ditimbulkan banyak banget dari kasus selingkuh, bener kok mbak, mending menghindar aja daripada yang awalnya iseng nanti berlanjut nyaman bisa runyam nantinya

    BalasHapus
  13. Aku dan kakak adikku adalah dampak dari sosok ayah yang berselingkuh 🤣🤣🤣. Tapi memang dari semua dampak, yang paling kerasa jd susah bangun kepercayaan. Aku jd cenderung posesif ke suami, untung suami bisa ngimbangin posesif istrinya jadi akhirnya aku bisa woles. Kalau adikku ya jadinya belum nikah sampai skrg 😅. Gitulah pentingnya untuk berpikir panjang dengan segala dampak atas apa yang kita lakukan bisa berpengarug pd banyak hal.

    BalasHapus
  14. Duh isu yang satu ini memang bikin gedeg banget. Kalau suami imannya lemah gampang banget beralasan untuk selingkuh. Kadang kalau sudah selingkuh boro-boro inget anak istri ya. Inget Tuhan pun enggak.

    BalasHapus
  15. Nah ngeri juga ya dampak perselingkuhan bagi psikologis anak. Yang paling ku takutkan adalah rekam jejak digital yang akan terus menerus ada. Bingung juga sih jika kalau jadi korban perselingkuhan pasangan. Satu sisi ingin menjadi terang benderang dengan speak up ke media, tapi disisi lain jejak digital ini nggak bisa dihapus. Semoga kita dikaruniai pasangan yang selalu setia satu sama lain.

    BalasHapus
  16. Korban yang pasti dari orang tua yang bermasalah adalah anak ya mom,,, Apalagi perselingkuhan, tidak hanya berdampak pada psikologis pasangan tapi juga pada psikologis anak yang dalam jangka panjang dampaknya bisa ngeri juga ya.. Bisa jadi trauma ketika anak dewasa. Semoga kita dan pasangan dikuatkan dan dijaga terus oleh Allah SWT.. Amin...

    BalasHapus
  17. Menurutku dampak yang paling mengena anak kurang kasih sayang dari ayahnya. Efeknya anak jadi benci sama ayahnya, luka ini nggak tahu aku sembuhinnya gimana

    BalasHapus
  18. Ya Allah, jangan sampai lah ya Kak. sedih banget aku kalau denger berita begini begini.. bukan saja buat istrinya tp dampak buat anaknya juga

    BalasHapus
  19. Anak menjadi mendapatkan dampak dr komitmen orang tuany yg krg utuh lgi...sangat brdampak pda psikologis anak jika anak blum dewasa dan blum siap akn keadaan keluargany, perlu pndampingan khusus spya bsa tumbuh dn kmbang dgn baik...

    BalasHapus

Posting Komentar