About Me

 


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Hai teman-teman, perkenalkan nama aku Alfida Husna. Aku biasa dipanggil Fida. Panggilan di keluargaku Mpit. Tapi, kalau di keluarga suami aku dipanggil Husna. Setelah punya anak, panggilanku berubah jadi Mbun. Jadi, kalian bebas aja deh mau manggil apa hahaha.

Aku sudah menikah dengan Rudi Badrudin dan diamanahi seorang putra bernama Aqlan Harith Ilaanbadruddin. Kami tinggal di Karawang kota kelahiran kami.

Tsebelumnya aku mau bilang terima kasih ya kalian sudah membaca tulisan-tulisanku. Mari mengenal aku lebih dekat, hehe.

Tentang Penulis

Aku lahir bulan Juli 1994 di Karawang. Aku lahir dan sekolah di Karawang. Tahun 2012 aku kuliah di Jakarta sampai 2016. Setelah wisuda, aku menetap di Subang dan bekerja disana.

Kok ke Subang? Iya, tahun 2013 Ayah meninggal. Semenjak itu, Mama memutuskan untuk menetap di Subang. Jadi, Ayah asli Karawang dan Mama orang Subang. Sekarang aku dapat jodoh orang Karawang. Balik lagi deh, hehe. Tidak bisa lepas dari kota tercinta ini.

Anyway kalian tahu Karawang? Setiap perkenalan ketika jadi maba, orang notice Karawang karena goyangannya "Goyang Karawang". Padahal, bukan hanya itu dulunya dikenal dengan kota lumbung padi yang sekarang jadi kota industri, hiks.

Tentang penulis
Foto di tugu perjuangan, dekat rumah Soekarno, Rengasdengklok Karawang.

Karawang juga dikenal dengan tragedi penculikan Soekarno ke Rengasdengklok, nah rumah kami tak jauh dari rumah sejarah tersebut. Main-main kesini, nanti aku ajak wisata sejarah, hehe.

Tapi, tak banyak yang tahu lokasi Karawang dimana, padahal Karawang tak jauh dari ibukota hanya memakan waktu 2 jam. Siapa sangka, aku malah bertemu suamiku justru ketika sedang kuliah di Jakarta. Jauh-jauh kuliah ke Jakarta, jodohnya orang Karawang juga. Begitulah kira-kira tanggapan orang lain, hehe. 

Aku juga baru kenal Rengasdengklok setelah tinggal disini, karena keluarga Ayah tinggal di Karawang kota. Jadi, hanya sebatas tahu saja. Ternyata wilayah Karawang itu memang luas banget, banyak yang belum terjamah.

Kegiatanku sekarang Ibu Rumah Tangga yang mengurus anak dan suami di rumah. Bekerja dari duku membuatku bosan dan tidak produktif kalau hanya mengerjakan domestik. Padahal udah sibuk banget mengurus anak, emang orangnya senang mencari kesibukan, haha.

Dari SMK sudah magang, saat kuliah juga mengajar. Setelah lulus kuliah pun langsung bekerja di perusahaan manufacturing. Sebelum memutuskan resign sempat bekerja di kantor notaris. Setelah menikah soalnya ikut suami ke Karawang.

Dari dulu hobi menulis, tapi saat bekerja tidak punya waktu untuk menulis karena pulang kerja langsung tidur. Siklusnya kerja-pulang-tidur begitu setiap hari tahu-tahu udah mau nikah aja, haha. 

Saat itulah tahun 2020 aku memutuskan kembali menulis di blog dengan tulisan receh. Aku sering share di media sosial. Ternyata banyak teman-teman yang mengapresiasi. Dari situ aku semakin semangat menulis hingga gabung berbagai komunitas bloguntuk mengasah kemampuan menulisku.

Tidka disangka, tulisan receh ternyata bagi orang lain sangat relate dan bermanfaat. Dari kecil sudah hobi menulis sampai diikutsertakan lomba meski tidak menang. Kepercayaan diri dan semangat itulah yang menghasilkan tulisan-tulisam.

Aku berharap tulisanku bisa memberi informasi meski hanya hal kecil. Membagikan insight dari apa yang aku baca, tonton, bahkan yang aku alami sendiri. 

Agar ngeblognya terarah, aku membuat judul, tagline dan perintilan blog lainnya untuk menjadi pondasi kekuatan blog ini.


1. Judul Blog

Cerita Mbun – Berbagi Kisah dan Pemikiran

Filosofi dibalik nama tersebut adalah karena aku ingin blog menjadi tempatku bercerita tentang banyak hal. Tentang sudut pandang, pemikiran dan peristiwa yang aku alami. Baik yang aku alami pada diri sendiri, keluarga ataupun orang lain yang aku ceritakan lewat sudut pandangku. Pokoknya bercerita apa saja. Cerita melalui tulisan.

Mbun adalah panggilan untuk seorang Ibu yang diambil dari kata Bunda. Nama panggilan yang aku mau dengar dari anakku . Meski kata pertama yang diucap Ayah, dengan kesabaranku akhirnya sekarang sudah bisa memanggil Mbun di usianya 2 tahun setengah.

Jadi, Cerita Mbun adalah cerita yang diceritakan oleh aku (Mbun) di blog pribadiku. Tadinya sempat bingung ingin Daily Mbun, tapi berasa kurang klik soalnya kalau daily kesannya seperti keseharian yang terjadi. Hanya curhat saja, padahal banyak menceritakan hal lain.

Sedangkan aku mau konsepnya bercerita bukan hanya keseharian. Walaupun keseharian juga yang kita alami juga banyak dan bermacam-macam. Tapi aku putuskan untuk cerita mbun saja.

Berbagi kisah yang berisikan pengalaman dan pemikiran aku terhadap sesuatu. Dengan kata berbagi semoga ada hal yang positif yang bisa diambil dari setiap tulisan.


2. Tagline

Tagline blogku saat itu awal menulis blog tahun 2011 Learn From Yesterday. Dulu aku buat ini saat usia 17 tahun. Saat itu adalah pemikiran yang masih remaja. Masa yang tidak luput dari kesalahan makanya ingin terus belajar dari kesalahan tersebut. 

Kata Yesterday terinspirasi dari lagunya The Beatles yang judulnya Yesterday. Suka banget sama lagu itu dulu yang menurutku penuh makna, jadinya aku pakai Yesterday. Maksudnya, belajar dari peristiwa dari hari kemarin.

Karena sekarang sudah memutuskan untuk fokus ngeblog pengen rubah tagline. Udah pasti gak cocok sama  judulnya. Tapi, jujur kaya berat banget melepasnya, seperti sudah melekat, hehe. 

Aku ingin tagline-nya Ruang Mbun Berbagi & Bercerita. Terlihat sederhana memang. Tapi, aku ingin blog benar-benar sebagai buku diary aku versi online. Karena sudah senang menulis diary sedari kecil.

Diberi nama “Ruang” karena aku butuh ruang sebagai self healing. Bercerita tentang segala keresahanku yang semoga bisa menjadi bermanfaat bagi orang lain. Menulis blog juga berawal dari hobi hingga patah hatiku. Mau bangkit dari kesedihan, membagikan kegembiraan bukan kesedihan. 


3. Meta Deskpripsi

Cerita Mbun adalah sebuah lifestyle blog. Saat ini berisikan tentang opini, pengalaman, relationship, parenting dan review.

Aku suka nonton Drama Korea. Banyak pelajaran juga yang bisa diambil dari sana. Makanya sayang banget kalau aku nggak nulis insight dari apa yang aku tonton. 


4. Logo

 

Favicon Lifestyle Blog

Logo yang bergambar buku diary. Bermakna bahwa dalam blog ini diibaratkan blog sebagai buku diary atau buku catatan yang berisikan banyak hal bukan hanya curhatan dari pemiliknya. Bertuliskan Lifestyle Blog menegaskan bahwa blog ini berisikan tentang blog gado-gado.


5. Header Image

 

Header Lifestyle Blog

Header ini berisikan:

Perempuan berhijab yang cheerful. Gambar ini mewakili karakterku yang ceria dan penuh semangat. Meski tidak banyak bicara, tapi kalau sudah nyaman sama sesuatu aku bisa menjadi sangat bersemangat.

Dengan emoticon love yang ada disampingnya bermakna bahwa blog ini aku tulis dengan penuh cinta. Berbagi dengan cinta dan menjalankan segala sesuatunya dengan cinta.

Klasik sih, tapi beneran emang kalau kita lakukan dengan cinta segalanya menjadi mudah. Dan semoga juga bisa menularkan semangat untuk orang lain.

Menampilkan tagline dalam header sebagai personal branding juga mengenalkan tempatku bercerita bagi yang membacanya. Berharap pembaca bisa mengenalku lebih dekat karena merasa ini adalah ruangku bercerita.

Disamping kanan terdiri dari deretan buku yang menggambarkan bahwa banyak cerita di kehidupan Mbun yang akan selalu diceritakan kepada pembacanya.

Disamping kiri dengan gambar buku terbuka seolah-olah pembaca bisa dengan nyaman membaca setiap bagian dalam blogku.Mencantumkan domain agar orang semakin mudah mengingat blogku dan hafal jika ingin berkunjung kembali. Tinggal ketik aja yakan? Hehe.


6. Label/Kategori

Opini: Pemikiranku terhadap suatu hal, tentang  sudut pandangku menilai sesuatu dan berkomentar terhadap sesuatu yang aku alami disekitarku.

Pengalaman: menceritakan apa yang aku alami, hal apa yang terjadi padaku dan perjalanan hidupku.

Relationship: seputar tentang hubungan, berbagi tips atau berbagi kisah tentang relationship orang lain. Karena banyak juga yang curhat tentang relationship-nya sama aku, aku berencana untuk membuat label ini untuk bisa diambil hikmah atau pelajarannya dari hubungan berbagai pasangan.

Parenting: Tips seputar pola asuh, rekam jejak untuk pertumbuhan anakku. Semoga sutau saat ketika Aqlan dewasa, dia tahu kalau Bundanya ini sayang sama dia dan agar dia juga tahu perkembangan apa saat dia kecil dulu.

Review: bukan hanya Drama Korea, tapi film Indonesia yang bagus juga aku tulis. Pokoknya yang aku tonton aja, hehe. 


7. Domain

Tadinya mau Cerita Mbun ini mau dipakai nama domain saja nantinya, tapi kok kalau pakai nama domain malah terlihat kaya niche parenting saja. Sedangkan ini blog gado-gado.

Khawatir nanti ditengah perjalanan malah ada yang ngedistrak otakku, mending yang aman pakai nama sendiri saja alfidahusna.com. Kalaupun nanti nambah kategori blog kan tinggal diedit saja di label. 

Takut menyesali penggunaan domain, nanti malah galau pengen ganti lagi. Kalau nama sendiri lumayan pendek juga dan mudah diingat sepertinya, hehe. Menggunakan domain (dot) com karena paling popular dan terlihat lebih profesional. Familiar juga di masyarakat.


8 Template, Desain dan Warnanya

Template blog ini menggunakan template free dari Igniel. Tampilannya bagus dan SEO friendly. Aku suka template ini karena memudahkan pembaca untuk mencari tulisanku. 

Kalau kalian mau mencari tulisanku bisa di klik pada label atau mengetik pada kolom pencarian, Insya Allah langsung ketemu yang dicari. 


9. Kontributor

Memasuki dunia blog, aku mengikuti beberapa challenge dan lomba blog. Aku juga menulis di media.

  • 10 Kemudahan Era Digital dalam Kehidupan Sehari-hari - Sohib Indonesia
  • Penulis dengan tema “Merdeka Dari Kekerasan” yang diselenggarakan oleh Yayasan Jari dengan judul Kekerasan Anak Dalam Keluarga. Salah Siapa? -Tahun 2021
  • Penulis dengan tema “Menghadirkan Cinta Lewat Semangat Tilawah yang diselenggarakan oleh One Day One Juz (ODOJ) dengan judul Adakah Cinta Untukku?  – Tahun 2019

Buku Antologi

Selain menulis di blog, aku juga menulis bersama teman-teman penulis lain yang terangkum dalam beberapa buku antologi. Berharap ingin punya buku solo, doakan yan teman-teman.

  • Bahagia Tanpa Syarat Jilid 2 – Nulis Yuk, Juli 2021
  • Bahagianya Menjadi Penulis – Nulis Yuk, Juli 2021
  • Rindu Paling Dalam Jilid 1 – Nulis Yuk, September 2021
  • Ribuan Kata Tentang Kita - September 2022
  • Kisah Manis Tak Terlupakan - Oktober 2022

Narasumber

Pernah menjadi narasumber di kegiatan yang diselenggarakan oleh grup ODOJ.

  •  Narasumber Tata Cara Jual Beli Tanah – ODOJ, Agustus 2018

10. Komunitas Blog

Untuk menjaga semangat menulis, tentunya kita harus bertemu dengan teman-teman yang satu visi misi dalam menulis. Untuk itulah aku gabung dibeberapa komunitas blog.

Saat itu aku mencari-cari komunitas blog di Instagram. Bertemulah dengan 1 Minggu 1 Cerita. Disana kita harus setor tulisan 1 minggu 1 tulisan. Diberi kesempatan sampai 5 kali, kalau dalam waktu 5 minggu tidak setor juga auto kick dari grup. 

Setiap bulannya akan ada tulisan yang paling bagus yang dipilih oleh tim pembaca. Aku termasuk tim pembaca yang membaca tulisan teman-teman yang lain. Bingung banget milihnya karena semua tulisannya bagus-bagus banget. 

Selanjutnya komunitas Bloggerhub yang setiap minggunya selalu ada materi blogging yang menarik. 

Lalu, aku bertemu komunitas Blogger Perempuan. Banyak tulisan inspiratif dari tulisan-tulisan perempuan hebat. Disana kita buat akun karena ada web khusus Blogger Perempuan yang kita bisa share tulisan kita disana. Setiap hari-hari besar biasanya Blogger Perempuan selalu bikin challenge. Pantengin terus instagramnya ya!

Kemudian aku ikut komunitas Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB) di grup Facebook. Setiap minggunya kita bisa share tulisan disana dengan jadwalnya masing-masing. Misalnya hari Selasa, tentang kecantikan dan kesehatan, hari Rabu lifestyle dan parenting. Share tulisan di blog sesuai jadwal. Seru ya?

Kemudian aku gabung di Blogspedia Community. Komunitas ini seperti rumahku sendiri. Bersyukur banget ketemu sama Blogspesia, khususnya Coach Marita yang mengajar blog dari nol yang basic banget hingga menjadi Bloger Profesional. 

Bayangkan kami digembleng belajar selama 3 bulan dengan materi yang super sekali dan free. Kalau bayar mungkin ini udah mahal banget. Bisa dapat job juga dari sini. Anggotanya sudah seperti keluarga sendiri. 

Semenjak dari situ, setahun kemudian aku belajar dengan BRT Network. Kalau disini, bukan lagi belajar dari dasar,tapi belajar ilmu blogging yang update

Tidak cukup sampai disitu, karena dari kuliah sudah banyak kegiatan dan senang ikut organisasi, aku kembali belajar blog dengan Komunitas One Day One Post, bergabung dengan OBS (ODOP Bloger Squad) dan OTM (ODOP Tembus Media).



Posting Komentar