cerita mbun

Digital Public Relation, Strategi Memajukan Perusahaan

21 komentar
Strategi Memajukan Perusahaan


Akhir-akhir ini aku penasaran dengan pekerjaan yang menyangkut publik. Selain public speaking yang aku pelajari, aku juga tertarik dengan public relation. Disaat sedang ingin belajar tentang public relation, kebetulan GNFI (Good News Form Indonesia) merupakan media yang memuat berita baik di Indonesia mengadakan webinar terkait Digital Public Relation.

Fyi, aku cukup sering ikut kegiatan webinar yang diadakan GNFI. Materi yang dihadirkan sangat menarik sesuai yang aku ingin pelajari. Materinya sesuai dengan kebutuhan Gen Z. Kamu juga bisa menulis di platformnya dan melihat informasi webinar apa saja di instagramnya.   

Acara webinar yang diadakan hari Jum'at, tanggal 24 Juni 2023 ini dibawakan oleh pemateri berpengalaman dibidangnya. Diskusi yang sangat menarik tersebut dibawakan oleh kak Karina Aulia, seorang Public Speaker dan Putri Indonesia Kep. Riau Favorit 2023. Penasaran apa saja yang dibahas sama kak Karina? Yuk, simak tulisannya sampai akhir ya!

Public Relation atau Marketing?

Sebelum membandingkannya dengan marketing, mari kita kenali dulu apa sih yang dimaksud dengan public relation? Aku kira public relation ini ada hubungannya dengan HRD sebuah perusahaan karena menyangkut dengan publik, tapi ternyata beda loh. Justru malah mendeksti dengan marketing. Meski ada perbedaannya ya. 

Public relation merupakan pengelolaan citra suatu perusahaan untuk mendapatkan opini yang positif dari publik. Memperlihatkan "image" yang baik dari sebuah perusahaan untuk disampaikan ke publik. Sehingga publik sendiri bisa merasakan dampaknya.

Kak Karina membagi fokus public relation itu dalam dua hal yaitu, maintain customer yang berarti memelihara hubungan yang baik dengan 
customer perusahaan. Publik juga memberi masukan untuk perusahaan yang nanti perusahaan pertimbangkan. Seorang pimpinan yang bijak akan menganggap sebuah saran dari customer adalah nasihat yang baik, sehingga baik juga untuk kemajuan perusahaan.

Sebagai contoh kenapa bisa ada begitu banyak pilihan paket internet pagi, siang dan malam, itu adalah hasil dari kebutuhan publik. Perusahaan melempar keinginan itu ke publik, lalu perusahaan yang mempertimbangkannya. Perusahaan melakukan riset, sehingga menjadi data lalu mengelolanya.

Lalu yang kedua ada improve positif image, yang berarti meningkatkan citra positif. Bertujuan dengan menjaga hubungannya dengan customer serta menghasilkan image yang baik juga dalam media. 

Sedangkan marketing adalah strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan penjualan produk. Memasarkan produknya kepada customer dengan tujuan profit.

Marketing juga terbagi kedalam 2 fokus yaitu 
target customer, disini yang menjadi target adalah customer untuk melakukan penjualan. Beserta sales oriented yang orientasinya terhadap pemasaran dan iklan sebuah perusahaan.

Tradisional dan Digital Public Relation

Public Relation memiliki dua cara yaitu dengan tradisional dan cara modern dengan digital public relation

Traditional public relation masih menggunakan cara lama, komunikasi yang dilakukan seperti terhubung langsung dengan customer, memanfaatkan jaringan, melalui media cetak. Kelemahannya adalah jangkauannya terbatas dan seringkali caranya tidak akurat.

Sedangkan digital public relation membutuhkan usaha yang lebih besar dari tradisional public relation. Secara umum, cara digital public relation lebih baik dari tradisional. 

Bentuk komunikasi digital public relation menggunakan jaringan internet dengan memanfaatkan sosial media. Sehingga kamu menjadi lebih kreatif, unik, dan fleksibel. Ukurannya juga mendekati akurat karena kita bisa melihat seberapa audience yang melihat kita melalui media sosial. 

Faktanya sekarang 80% banyak menggunakan media sosial untuk mencari infomasi, menjadi content creator, belanja dan masih banyak lagi semuanya serba online. 
  • 87,1 % pengguna internet melakukan pembelanjaan via online
  • 8 jam 52 menit rata-rata orang online 
  • 159 juta orang aktif menggunakan media sosial
  • 3 jam 26 menit kebanyakan orang scroll media sosial dalam satu hari 
Tradisional public relation masih relevan namun hanya di bisnis skala kecil saja. Sekarang banyak perusahaan yang sudah beralih ke digital public relation. Banyak perusahaan star up yang sudha berkembang berkat bantuan digital public relation. 

    Digital public relation


Digital public relation ini merujuk pada media sosial dengan menggunakan personal branding, web, followers dan engagement. Tidak heran kalau public relation juga mengusung penggunaan banyak platform, media, situs berita dan juga blog. 

Lalu, apakah seorang blogger juga bisa dikatakan public relation ya? Berikut skill yang harus dimiliki seorang public relation.

Digital Public Relations Skill

Ada 6 skill yang harus dimiliki seorang public relation untuk mencapai tujuannya demi tercapainya tujuan perusahaan dan menjaga nama baiknya.

  • Data

Dengan memiliki data membuat kita memahami apa yang diinginkan audience, menyampaikan dengan cara menarik dan relevant dengan pengalaman audience. Dunia digital menyediakan banyak insight dan banyak yang bisa kita akses dengan gratis. 

  • Digital Tools

Setelan dari google yang bisa kita akses secara gratis, memudahkan plan kita dan menjalankan komunikasi menjadi lebih mudah dimengerti. Tools ini ada yang gratis ada juga yang berbayar. Tinggal kita maksimalkan saja yang menjadi kebutuhan kita sehingga membuat pekerjaan kita menjadi lebih efisien.

  • Keyword Research 

Keyword research memungkinkan kamu membangun kampanye untuk brand kamu dalam waktu yang panjang. Sehingga brand kamu punya traffic yang tinggi dan dengan mudah mengetahui keinginan audience.

  • Owned Content

Kita perlu memahami bagaimana cara mengembangkan konten dengan cara yang strategis di mesin pencari google. Kita perlu memasukkan antara seni dan sains ke dalam pekerjaan kita. Karena public relation sendiri terhubung dengan banyak orang yang memerlukan seni dialamnya. SEO spesialist sangat dibutuhkan dalam hal ini. 

  • Integrated Media

Menggunakan konten dan menjangkaunya berbagai media. Menjalin keterlibatan dengan banyak orang melalui mesin pencari. Public relation juga perlu update dengan berita-berita yang sedang viral. Penting bagi public relation untuk meningkatkan dan menjaga reputasi perusahaannya. 

  • Digital Measurement

Meskipun peran public relation untuk menjaga citra yang baik bagi perusahaan, selain itu juga menguntungkan bagi perusahaan baik dengan cara membantu arahan, penjualan atau pendaftaran baik langsung atau tidak langsung. Dengan hadirnya digital, memungkinkan kita bisa mengukurnya secara real time dengan lebih baik. 

Skill yang dimiliki public relation

Selain skill diatas, seorang public relation juga harus mampu menulis dan membuat artikel. Diperlukan juga untuk menulis press release, copy writing, hingga konten karena tidak heran  seorang public relation juga bekerja sama dengan jurnalis, blogger, influencer dan SEO Spesialist.


Kesimpulan

Public relation semakin hari semakin berkembang. Melalui digital, ruang lingkup public relation semakin bertambah. Public relation tidak hanya face to face bertemu dengan klien, tetapi juga bisa menyapa publik melalui media sosial. 

Digital public relation lebih mengacu kepada personal branding dengan bantuan influencer, blogger dan SEO Spesialist

Sudah siapkah kamu menjadi public relation? Tertarik untuk mempelajarinya? Ilmu public relation ini bisa kamu pelajari di jurusan komunikasi. Public relation ini sekarang banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Related Posts

21 komentar

  1. Digital public relation jadi keharusan ya di masa sekarang karena segala sesuatu terhubung di dunia digital yang tak bisa dihindari

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, digital public relation masih sangat diperlukan

      Hapus
  2. Sangat tertarik sekali, sepertinya memang harus mendalami masalah digital public relation ini.

    BalasHapus
  3. Sebagai Blogger pemula, masih banyak ternyata ilmu yang harus dipelajari. Digital public relation ini salah satu yang masuk wishlist belajar saya nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak ilmu yang mendukung sebagai blogger mbak, hihi.

      Hapus
  4. Ternyata pengertian public relation yg aku tau berbeda ya. Entah Knp aku kurang tertarik sih sama ilmu ini. Padahal ilmu ini penting banget lo untuk dipelajari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, aku juga kurang tertarik tentang public relation ini. Padahal isinya lebih ke marketing ya.. Apakah aku memang tidak ada bakat jadi marketer ya? hehehe

      Hapus
    2. sama mbak Eka, awalnya aku juga mengartikan lain, setelah ikut webinarnya jadi tahu deh, hehe.

      Hahaha aku juga gak bakat mbak kalau marketer, tapi kan public relation ini beda sama marketing.

      Hapus
  5. Posisi PR memang urgent, convensionally or digitally. Tidak hanya di perusahaan, personally pun yang mempunyai skill public relation akan sangat mendukung sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul pak, kita pun bisa mengasah skill public relation ini.

      Hapus
  6. Aku tuh tertarik sama public speaking, tapi untuk belajar public relation yang arahnya ternyata lebih ke marketing, kayaknya aku kudu ngumpulin niat lebih kuat. Keinginanku belum sampe sana sih...

    Karena sekarang serba digital, jadi public relation pun memanfaatkan teknologi digital juga ya. Ternyata nggak melulu kudu ngomong di depan publik, tapi juga teknologi komunikasi dalam hal ini sosial media...

    Wah wah, harus diakui kalo sekarang ini ternyata sosial media tuh penting bangetttt nget ngettt. Karena sosmed bukan lagi tentang kehidupan pribadi di dunia maya, tapi lebih menjadi aset, membangun image dan personal branding, portofolio bahkan marketing bagi perusahaan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mbak Al, makasih sudah menyimpulkan hahaha. Begitulah peran digial public relation era sekarang.

      Hapus
  7. semakin kesini tugas public relation semakin berkembang ya, era digital memang bisa semakin mempermudah tugas seorang public relation ya.

    BalasHapus
  8. Aku baru tahu pengertian public relation. Kayaknya aku gak terlalu berminat karena mungkin gak pernah bersinggungan dgn hal kayak gini jadi males mencari tahu😔🙏. Tapi lewat tulisan mbk aku jd lebih mengerti jobdesknya seperti apa yg lebih mengarah ke marketing. Tapi jaman skrg marketing tu banyak banget ada digital marketing tu. Apakah ini mencakup jg ya mbk?
    Nah, Kalo public speaking aku terartarik banget buat belajar sekalian mau melatih biar bisa fafifuwasweswos😂.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengarah ke marketing tapi lingkupnya berbeda. Hahaha aku juga selalu merasa harus belajar terus nih public speakingnya.

      Hapus
  9. Harus terus mengikuti perkembangan jaman yaa, kalau jaman dulu sepertinya bagian public realtion (PR) ini khusus menjaga hubungan dengan customer yang ada ya. beda dengan marketing yang memang "mencari" customer. nah sekarang semua beralih scara digital karena lebih mudah dan praktis juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak seperti itu. Digital memudahkan peran public relation.

      Hapus
  10. Blogger juga kudu pintar jadi public relation ya..banyak betul ya keahlian yg harus dimiliki seorang blogger 😃

    BalasHapus
  11. Sangat menarik untuk diikuti nih mbak....zaman yg serba digital...public relation pun jg ad versi digitalny....apalgi skrg medsos sgt berkembang pesat

    BalasHapus

Posting Komentar