cerita mbun

5 Kunci Strategi Menulis. Make it Simple!

Make it Simple


Tidak terasa hari ini adalah pekan terakhir challenge Komunitas ODOP. Banyak yang spesial minggu ini. Selain tantangannya jadi ada dua, menulis tentang kesan dan pesan selama mengikuti challenge menulis di blog bersama Komunitas ODOP dan satu lagi tantangan yang benar-benar baru buatku yaitu menulis cerpen bersambung sampai 4 bagian.

Selain banyak kejutan di tantangan, ada juga spesial materi yang dibawakan oleh Mbak Widyanti Yuliandari. Track record beliau di dunia blog ini sudah banyak jam terbangnya. Ketua Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis ini membagikan 5 Key Writing Strategies. Biasanya materi kelas dibawakan melalui grup Whatapp, spesial pekan terakhir materi dibawakan melalui Zoom Meeting.

Mbak Widyanti mampu membuat para peserta menjadi semangat menyelesaikan tantangan. Materi tersebut dibawakan pada hari Selasa, 13 Juni 2023 pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB. Berikut aku bagikan 5 kunci strategi menulis.

1. Vision

Tentukan visi kamu menjadi penulis, ingin dikenal sebagai penulis seperti apa. Dengan punya visi tersebut menjadi energi untuk kita menulis. Ingat lagi alasan menulis untuk apa, dengan begitu kita bisa menjadi lebih fokus untuk menulis.

Mbak wid juga menceritakan bagaimana senangnya ia bisa menjadi penulis dengan bisa berbagi ide yang kadang gila dan unik, bisa punya banyak kesempatan untuk meng-influence banyak orang. Akupun merasakan hal yang sama. 

Ketika banyak banget ide di kepala yang ingin aku bagikan, menulis adalah cara aku meluapkan hal-hal yang berisik itu menjadi sebuah hal yang Insya Allah bermanfaat sedikit atau banyaknya. 

Melalui menulis juga bisa mendobrak sekat-sekat geografis. Mbak Wid sudah berhasil membuktikan, meskipun anak dari desa, tapi sudah bisa berprestasi hingga ke ibukota. Sering dibilang Blogger Jakarta, padahal dari daerah. Aku juga merasakan manfaat menulis dengan bertemu banyak orang dari berbagai daerah meskipun secara virtual. Insya Allah semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk bertemu langsung ya teman-teman blogger.

Melalui menulis juga kita bisa punya prestasi dengan mengikuti berbagai kelas dan lomba. Banyak peluang-peluang yang tidak terduga yang bisa kita dapatkan dari menulis. Enak kan jadi penulis? Hehe.

2. Niat Baik

Meskipun sudah memenangkan beberapa lomba dan banyak peluang pekerjaan, penulis sebaiknya tetap humble. Emangnya kita siapa tidak bersikap humble? Tidak ada alasan untuk bersikap tidak humble.

Penulis yang baik juga punya rasa empati terhadap tulisannya sehingga tidak mudah men-judge orang lain. Cari alsan yang mulia dan mendasar untuk terus menulis dengan baik.

3. Bertumbuh

Seorang Blogger harus terus bertumbuh untuk mempelajari ilmunya. Jangan pernah merasa puas. Apalagi ilmu blogging juga berkembang terus. Sekarang sedang ramai banyak yang mempelajari Google Analytics GA-4.

Mbak Wid menjelaskan kalau kita bisa bertumbuh dari berbagai sisi seperti, mengasah skill menulis kita, branding, kontribusi , kreativitas dan lain sebagainya yang bisa kita dapat dengan mengikuti kelas atau berbagai komunitas.

4. Good Reader

Mustahil seorang penulis tidak suka membaca. Seorang penulis harus suka membaca. Bagaimana dia mau membagikan pikirannya kalau dia tidak suka membaca? Bagaimana dia mau riset jika dia tidak suka membaca? Riset juga perlu membaca untuk memahami suatu tulisan.

Bacaan yang baik, kemampuan membaca dan memahami penting dimiliki bagi penulis. Membaca juga menambah referensi menulis kita. Memperluas wawasan kita. Bacaan yang baik juga akan mempengaruhi pola pikir dan menghasilkan tulisan yang baik juga.
"Mbak wid juga membagikan tips jika mencari referensi di google jangan hanya melihat dari halaman pertama, coba lihat halaman kedua dan seterusnya. Akan ada hal unik yang bisa kita gali dan temukan lebih dalam."

5. Konsistensi

Konsistensi ini perlu kita lakukan untuk melatih kita tetap fokus untuk menulis. Membantu kita untuk mengembangkan skill kita. Tapi, 5 kunci strategi menulis saja belum cukup untuk membuat kita konsisten. Mbak Wid membagi tips agar kita bisa menulis dengan konsisten. Apa aja ya? 

Tips Konsisten Menulis


1. Jadwal

Buat jadwal menulis berapa lama kita menulis atau kita menentukan target berapa tulisan. Mulai dari hal kecil dulu saja yang penting konsisten. 

Melalui Komunitas ODOP ini aku  terbantu banget untuk menulis konsisten. Semoga semangatnya enggak surut ya. Konsisten ini memang paling sulit dilakukan, tapi bukan berarti tidak bisa.

2. Plan Tulisan

Buat rencana plan tulisan bisa pekanan atau bulanan. Waktu pas awal aku belum ikut kelas aku punya plan tulisan 1 bulan sekali. Setelah ikut kelas, bertambah 1 minggu sekali. Insya Allah sekarang satu minggu 2 kali, hihi semoga konsisten.

3. Make it Simple

Buat semuanya menjadi mudah dengan tidak memikirkan apakah tulisannya bagus atau disukai banyak orang. Menulis dengan percaya diri. Aku sendiri tidak terlalu memikirkan ini juga sih, yang penting tersampaikan saja idenya. 
"Aku selalu percaya setiap tulisan selalu menemukan pembacanya."
Mbak wid juga membagikan tips menulis anti macet biar kita konsisten terus, yaitu;

  • Buat List Topik
Banyak membaca, diskusi, menonton topik yang akan ditulis. Banyak membaca menambah sudut pandang dan membantu kita menemukan ide. 

Dari Drama Korea yang aku tonton pun ide menulis bisa muncul. Diskusi dengan teman-teman Blogger membuat aku semakin melek literasi. Semakin banyak belajar, semakin kita haus akan pengetahuan.

  • Membuat Outline
Membuat kerangka tulisan atau biasa disebut outline membantu kita untuk menentukan batasan-batasan dalam menulis. Sehingga menulis tidak melebar yang membuat hilangnya pokok dalam tulisan.

  • Pilih Kalimat Sederhana
Menulis dengan kalimat sederhana yang dipahami banyak orang. Menulis hal yang relate  biasanya mudah juga untuk diaplikasikan dalam tulisan. 

  • Menulis Saja, Tidak Usah Khawatir Banyak Hal
Kadang kita terlalu memikirkan banyak hal, nulisnya malah enggak jadi. Kebanyakan mikir, nulis enggak, hehe. Gak usah khawatir ada yang baca atau enggak, nulis aja dulu. Kalau kita riset dan membaca buku yang banyak Insya Allah menulis menjadi percaya diri. 

  • Jangan Menulis Sambil Mengedit
Tuliskan saja apa yang mau kita tulis. Jangan dulu mengedit. Biar semua hal yang ingin kkita tulis tercantum dalam tulisan. Kalau sambil mengedit menulis jadi lama.

Kalau aku, tulis semua di laptop. Setelah itu aku endapkan lalu aku edit di handphone. Ganti perangkat memudahkan aku untuk edit, hehe. Kalau teman-teman gimana cara menulisnya?

Penutup

Membaca membuat kita menambah wawasan dan mendapatkan ide untuk menulis. Semkin banyak membaca, semakin banyak menemukan ide dan sudut pandang.

Penulis harus mengasah skill agar bisa terus berkembang. Penulis tetap humble meski sudah banyak yang dipelajari. Karena Blogger sejatinya terus belajar dan bertumbuh. 




Related Posts

Posting Komentar