cerita mbun

Ending Phantom Lawyer, Nggak Sangka Bikin Terharu!

Cerita tamat phantom lawyer

Minggu kemarin jadi minggu yang paling aku tunggu-tunggu karena akhirnya Phantom Lawyer masuk episode terakhir. Rasanya campur aduk banget. Senang karena semua misteri akhirnya terjawab, tapi sedih juga karena dramanya tamat.

Ada yang gitu juga gak? Setiap Jumat dan Sabtu selalu ditunggu, karena setiap episodenya selalu menarik penuh rasa penasaran. Giliran aja udah tamat kadang ada yang sesuai ekspektasi, nggak puas atau awkward moment seperti, “Kok kayak gini sih?” Dan akhirnya berujung perasaan hampa karena sudah selesai tayang.

Tapi gapapa karena masih ada yang on going, drama Perfect Crown yang baru aku tonton dua episode, jadi begitu drama yang satu tamat langsung ada baru loncatan untuk nonton drama yang lain, hahaha.

Kebetulan juga aku lagi ngambek sama suami karena nggak bisa ikut reuni, padahal diajak tapi aku yang nggak mau ikut, haha aneh banget ya. Jadi lumayan deh ada hiburan buat ditonton. Walaupun di episode akhir ini aku nangis karena ada adegan yang sangat relate buat aku tentang anak yang kehilangan sosok ayah. 

Hmmm mau tahu gimana ending-nya? Baca terus ya sampai akhir. Aku bakal bahas ceritanya jadi kalau yang belum nonton siap-siap yaa, hehehe.


Misteri Besar Terjawab di Episode Terakhir

Dari episode satu konflik dengan konflik diselesaikan dengan baik. Hantu yang datang ke Shin Yi-rang punya kasus yang berbeda-beda. Meski dibantu dengan hantu, tapi Yi-rang ini analisisnya juga cerdas, jadi pantas saja dia buka kantor hukum juga. Ditambah partner pengacara Han Na Hyeon yang sama cerdasnya.

Awalnya aku kira drama ini cuma akan fokus ke kasus-kasus para hantu. Ternyata semua kasus itu perlahan saling terhubung dengan misteri besar tentang ayah Yi-rang.

Dengan adanya kolaborasi pengacara Shin Yi-rang dan pengacara Han mereka jadi saling melengkapi. Kadang Yi-rang yang nggak tegaan, pengacara Han yang bantu jadi tegas. Begitu sebaliknya. Dinamika ini jadi bikin mereka terlihat manis banget.

Di akhir episode juga pengacara Han yang tadinya tegas dan terkesan cuek, terlihat feminimnya dan hangat. Semua berubah karena Yi-rang selalu ada di sampingnya. 

Dan yang paling lucu, di ending malah Pengacara Han yang gerak duluan. Yi-rang kelihatan lama banget sadar soal perasaannya sendiri. Jadi waktu akhirnya mereka hampir punya momen romantis, Pengacara Han langsung mencium Yi-rang duluan sebelum dia keburu kerasukan hantu lagi. Gemes banget, hahaha. 


Hubungan Yi-rang dan Ayahnya yang Bikin Sedih

Bagian paling emosional buat aku justru ada di hubungan Yi-rang dan ayahnya. Apalagi waktu kakaknya Yi-rang teringat cara makan bersama ayahnya. 
Ayah Yi-rang yang bikin kasihan

Adegan tentang hubungan anak dan ayah yang terasa dekat banget di hati. Dan mungkin karena aku sendiri tahu rasanya kehilangan sosok yang selalu jadi tempat bersandar, adegan itu jadi makin terasa emosional. Bagian itu aku nangis sesenggukan teringat ayah yang juga sudah lama meninggalkan kami.

Selama bertahun-tahun Yi-rang hidup dengan rasa bingung dan marah. Ayahnya meninggal mendadak, dituduh korupsi, bahkan positif narkoba. Sebagai anak kecil waktu itu, wajar kalau dia tumbuh dengan banyak pertanyaan.

Apalagi di rumah, ayahnya selalu digambarkan sebagai sosok yang hangat dan bisa diandalkan. Jadi saat dunia mengatakan ayahnya jahat, Yi-rang ada di posisi yang sulit.

Di akhir episode banyak gregetnya. Yi-rang juga pakai adegan marah dulu sama ayahnya dan pengen cepat-cepat bakar jimatnya. Dia sempat nggak percaya sama ayahnya. Wajar aja sih ya dia bingung dengan apa yang terjadi karena ayahnya meninggal saat dia masih kecil belum tahu apa-apa. 

“Kamu tidak harus butuh orang banyak untuk percaya sama kamu, tapi kamu hanya butuh satu orang yang yakin sama kamu”

Kata-kata yang diucapkan Ayah pada Yi-rang kecil bikin aku terngiang terus. Iya juga ya, nggak peduli deh dunia mau gimana dan seberapa keras hidup yang penting ada satu orang yang terus mendukung kamu, kamu akan baik-baik saja.

Teringat terus sama perkataan ayahnya ini, Yi-rang akhirnya meyakinkan diri untuk percaya ayahnya. Dia mendatangi sekolahnya tempat ayahnya mengatakan itu saat dia sedang bertanding. Ternyata ayahnya juga di sana dan momen tersebut jadi kenangan mereka berdua.

Shin Gi Jung yang diperankan oleh Choi Won Young, ayahnya Yi-rang gestur mukanya memelas. Bikin kasihan, ditambah dimarahin sama Yi-rang makin sedih pokoknya. Mukanya familiar dan sering ada di drakor yang sudah aku tonton yaitu, Family by Choice dan Sky Castle. Di sana juga dia berperan sebagai ayah yang baik.


Ayah Yi-rang Ternyata Tidak Bersalah

Ternyata benar saja ayahnya Yi-rang memang baik, hanya saja dia dijebak sama seniornya Yang Byung Il yang diperankan oleh Choi Kwang Il yang pengen memiliki semuanya. Hubungan sama anaknya Yang Do Kyung aja nggak baik, apalagi sama orang lain.

Dari awal memang curiga sama karakter ini di episode 12 yang Yang Buung Il minta catatan ke ibunya Yi-rang. Orang yang terlalu terlihat “baik” di drama biasanya memang patut dicurigai, hahaha. Lagian aku juga heran kok belum muncul juga karakter jahatnya, jangan-jangan dia, eh bener aja. Soalnya kalau Yang Do Kyung dia tuh lebih ke ngeselin aja daripad jahat. 

Tuh kan, udah deh hidup itu lurus-lurus aja. Nggak usah serakah, bikin nggak tenang hidup dan penyakit juga. Akan selalu ada perasaan tidak puas dan menutupi kebohongan di masa lalu.


Karakter Yang Do-kyung yang Sebenarnya Kasihan

Walaupun sepanjang drama Yang Do-kyung terasa menyebalkan, di ending aku malah agak kasihan sama dia. Dia terlihat seperti orang yang haus validasi dari ayahnya sendiri.

Sayangnya, ayahnya justru memanfaatkan dia. Hubungan mereka terasa dingin dan penuh tekanan. Jadi meskipun Do-kyung sering bikin emosi, sebenarnya dia juga korban dari lingkungan yang salah. Ditambah lagi dia ditolak Pengacara Han. 

Jadi hidupnya memang cukup menyedihkan juga kalau dipikir-pikir. Walaupun ya tetap aja kadang tingkahnya bikin kesel, hahaha. Sampai akhir peran dia tuh sebenarnya nggak penting-penting amat, tapi lumayan lah buat melengkapi dan menghibur, haha.


Happy Ending Sesuai EksEkspektasi

Sebenernya untuk ending Phantom Lawyer mudah ditebak. Dari awal rasanya memang sudah diarahkan kalau kasus ayah Yi-rang pada akhirnya akan terungkap dan namanya dibersihkan.

Tapi walaupun bisa ditebak, cara drama ini menyelesaikan konfliknya tetap terasa memuaskan. Nggak terlalu dipaksakan, dan emosinya juga sampai.

Aku juga senang karena drama ini tetap mempertahankan nuansa hangatnya sampai akhir. Walaupun di pertengahan sempat terasa lebih gelap dan menegangkan, ending-nya tetap terasa ringan dan penuh harapan.
Orang tua pengacara Shin Yi-rang

Dan yang paling penting nggak dibuat menggantung. Paling nggak suka kalau drama bagus malah punya ending yang bikin bingung sendiri. Kata netizen sih layak untuk ada season dua, tapi menurutku udah cukup satu aja, haha. 

Adegan mesra Pengacara Yi-rang sama Han sih yang kurang banyak. Harusnya mereka tahu perasaan masing-masing itu di pertengahan episode akhir bair agak lamaan, hehe. 

Penutup

Buat aku, Phantom Lawyer bukan cuma drama hukum atau drama supernatural biasa. Drama ini punya kombinasi komedi, misteri, dan emosi keluarga yang terasa seimbang.

Awalnya bikin ketawa karena tingkah para hantunya, tapi lama-lama justru bikin ikut emosional dengan kisah Yi-rang dan ayahnya. Dan mungkin itu juga yang bikin dramanya terasa spesial.

Karena di balik cerita tentang hantu dan kasus hukum, sebenarnya drama ini juga bicara soal kepercayaan, keluarga, dan seseorang yang terus berusaha mencari kebenaran.

Kalau kamu suka drama yang ringan tapi tetap punya cerita menyentuh, Phantom Lawyer wajib banget masuk daftar tontonan kamu. Ada yang udah nonton juga? Ceritakan di kolom komentar yuk! 

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar