Yaudah deh, tetap aku tulis aja. Soalnya di episode 12 ini, jujur, banyak banget plot twist dan misteri yang makin bikin mikir. Apalagi aku nontonnya malam hari, kerasa banget tegangnya.
Oh iya, di artikel ini aku bakal sedikit spill cerita sampai episode 12 ya. Jadi kalau kamu belum nonton dan nggak mau kena spoiler, mending skip dulu aja, hahaha.
Episode 12 yang Makin Seru
Tahu dong artinya kalau aku udah nungguin drama tayang tiap minggu artinya apa? Artinya drama tersebut seru banget dan nggak ngebosenin. Aku sanggup nonton sekali duduk tanpa distraksi. Karena ada drama yang satu episode saja pegel banget dan membosankan.Ada drakor yang pemainnya banyak banget, konflik melulu setiap episode dan episodenya juga lumayan banyak. Nontonnya cape banget aku sampai pegel dan nggak aku lanjutin nontonnya. Daripada darah tinggi iya kan? Hahaha
Bukannya refreshing, malah jadi beban. Aku sih langsung mundur kalau udah gitu, daripada emosi sendiri. Tapi, beda dengan Phantom Lawyer. Drama ini justru makin ke sini makin bikin penasaran.
Oke, kembali ke Phantom Lawyer, aku beneran mggak ekspektasi kalau bakal ada hantu anak kecil. Selama ini kan orang dewasa mulu sama remaja. Tiba-tiba ada anak kecil yang tahu situasi Yi-rang. Dia paham dengan konsep si pengacara yang cuman dia yang bisa lihat, bisa bantuin kasus dan bisa kembali normal dengan percikan air.
Apalagi ceritanya masih sekolah kelas satu. Ya namanya juga akting yaa, biar seru, haha. Akting Yoo Yeon Seok semakin keren dengan anak kecil. Pasti cape banget apalagi waktu kerasukan ke tempat bermain. Semua permainan di coba.
Lucunya lagi di episode ini kita tahu perasaan Pengacara Han. Padahal Shin Yi-rang belum mengungkapkan perasaannya, gara-gara hantu anak kecil malah ke pending. Tapi pengacara Han udah ke-geer-an aja, alhasil jadi salting sendiri. Sampai bingung mau pakai baju apa ke kantor, hahaha. Cewek kan emang gitu ya kalau l ketemu cowok yang dia suka, hihi.
Sampai bingung juga mau ngomong apa kalau ketemu Yi-rang di kantor. Sudah latihan eh malah di ledek sama hantu anak kecil, wkwkwk. Di sini Yi-rang masih menyangka kalau pengacara Han marah sama dia gara-gara ngomong nggak jadi. Padahal nggak ssma sekali, hihi lucu deh.
Dari situ aku mulai curiga wah kayaknya dia bukan niat mau bantu deh tapi mau jahat. Soalnya Yi-rang pernah bilang kalau nggak ada satu pun temn ayahnya yang datang saat pemakaman. Dan dia yang membela ayahnya dulu di pengadilan. Masa sih nggak bisa sampai menang secara dia juga pintar banget kan. Aku mulai berasumsi kalau dia yang jahatin ayahnya.
Eh benar saja pas dia makan malam di rumah Shin Yi-rang, dia diam-diam mau cari sesuatu, ngintip-ngintip gitu. Bikin deg-degan aja untungnya Park Gyeong, Ibunya Shin Yi-rang keburu datang. Pas pulangnya dia senyum jahat.
Lucunya lagi di episode ini kita tahu perasaan Pengacara Han. Padahal Shin Yi-rang belum mengungkapkan perasaannya, gara-gara hantu anak kecil malah ke pending. Tapi pengacara Han udah ke-geer-an aja, alhasil jadi salting sendiri. Sampai bingung mau pakai baju apa ke kantor, hahaha. Cewek kan emang gitu ya kalau l ketemu cowok yang dia suka, hihi.
Sampai bingung juga mau ngomong apa kalau ketemu Yi-rang di kantor. Sudah latihan eh malah di ledek sama hantu anak kecil, wkwkwk. Di sini Yi-rang masih menyangka kalau pengacara Han marah sama dia gara-gara ngomong nggak jadi. Padahal nggak ssma sekali, hihi lucu deh.
Pertengahan Episode 12 yang Memanas
Dari awal aku udah curiga sama kebaikan kepala Taebaek, secara masa yang jahat cuman si Yang Do-kyung doang, pasti ada lagi. Dari awal muncul dia belum menunjukkan siapa dirinya. Baru deh lama kelamaan dia sering berkunjung ke rumah dan nanyain catatan ayahnya Shin Yi-rang. Hubungan sama anaknya aja nggak baik, apalagi sama orang lain. Kelihatan ambisi banget.Dari situ aku mulai curiga wah kayaknya dia bukan niat mau bantu deh tapi mau jahat. Soalnya Yi-rang pernah bilang kalau nggak ada satu pun temn ayahnya yang datang saat pemakaman. Dan dia yang membela ayahnya dulu di pengadilan. Masa sih nggak bisa sampai menang secara dia juga pintar banget kan. Aku mulai berasumsi kalau dia yang jahatin ayahnya.
Eh benar saja pas dia makan malam di rumah Shin Yi-rang, dia diam-diam mau cari sesuatu, ngintip-ngintip gitu. Bikin deg-degan aja untungnya Park Gyeong, Ibunya Shin Yi-rang keburu datang. Pas pulangnya dia senyum jahat.
Momen yang Bikin Deg-degan dan Sedih
Kalau di awal masih bisa ketawa, di pertengahan episode 12 ini suasananya langsung berubah, tegang banget. Plot twist-nya juga makin berani.Setting-nya juga mendukung banget di tempat golf yang sudah lama tutup. Sepi, sunyi, dan terasa mencekam. Di situ Yi-rang benar-benar dalam bahaya.
Untungnya identitas anak kecil itu terungkap sama pengacara Han, yang tadinya dia cuman nunggu di mobil sambil liat handphone (ini anak kecil banget di kasih handphone langsung anteng, wkwkwk) langsung bantuin Yi-rang.
Yang bikin makin penasaran, alasan si detektif ini melakukan semua itu masih belum dijelaskan sepenuhnya. Kenapa dia sampai menculik anak kecil? Kenapa kejadian masa lalu bisa berujung kematian?
Aku kira anak kecilnya cuman satu, ternyata ada dua yang masih hidup. Masih banyak yang belum terjawab.
Adegan kejar-kejaran mobil itu jujur bikin jantung deg-degan. Yi-rang berusaha kabur sambil melindungi anak kecil tersebut, sementara si detektif terus mengejar dan bahkan menembak.
Dan yang paling bikin kaget Yi-rang kena tembak. Dia nahan luka tembak sampai rumah sakit. Aku sampai mikir, “ini serius tokoh utama kena tembak?”
Untungnya dia masih bisa menyetir sampai ke rumah sakit. Adegan dia membunyikan klakson sambil menahan sakit itu bener-bener bikin tegang sekaligus sedih.
Dan di situlah momen yang cukup emosional muncul. Yi-rang melihat dirinya sendiri sambil melihat Pengacara Han nangis sesenggukan.
Scene itu nggak panjang, tapi cukup bikin merinding. Kayak ada perasaan campur aduk, takut, sedih, dan bingung.
Preview Episode 13: Makin Bikin Penasaran
Di preview episode 13, kelihatannya dia masih akan bertahan. Kemungkinan besar bakal kembali seperti semula, tapi mungkin dengan kondisi atau konsekuensi yang berbeda.
Si detektif juga terlihat mulai ditangkap, tapi rasanya ceritanya belum selesai sampai situ saja. Masih ada misteri besar yang belum terungkap, terutama soal ayah Yi-rang.
Penutup
Kalau di awal Phantom Lawyer terasa ringan dan penuh komedi, sekarang ceritanya mulai masuk ke arah yang lebih serius dan gelap.Bukan cuma soal membantu para hantu, tapi juga tentang masa lalu, pengkhianatan, dan kebenaran yang belum terungkap.
Dan jujur, sampai episode 12 ini aku malah makin nggak bisa nebak arah ceritanya akan dibawa ke mana.
Siapa yang benar? Siapa yang sebenarnya jahat? Dan apa yang sebenarnya terjadi dengan ayahnya Yi-rang?
Semakin ditonton, semakin banyak pertanyaan. Mungkin itu juga yang bikin drama ini terasa nagih karena kita terus dibuat penasaran, tanpa benar-benar diberi jawaban yang jelas.












Posting Komentar
Posting Komentar