cerita mbun

Sayangi Bumi dengan Gaya Hidup Lingkungan Berkelanjutan

2 komentar
Gaya hidup berkelanjutan

Berkembangnya teknologi dan industri meninggalkan dampak yang positif dan negatif. Selain dari dampak positifnya tentang meningkatnya kualitas mutu, juga terjadinya ketidakseimbangan antara limbah dan lingkungan.

Untuk menjaga keseimbangan tersebut, kita harus konsisten menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Dimulai dari hal yang kecil dengan menjaga lingkungan disekitar rumah, di kantor dan di mana pun kita berada untuk tetap memperhatikan lingkungan. Konsistensi tersebut lah yang sulit sekali untuk kita lakukan.

Dengan perubahan iklim yang kita rasakan, semakin banyak kampanye tentang penerapan gaya hidup lingkungan berkelanjutan atau dikenal dengan sustainable living

Gaya hidup berkelanjutan adalah bentuk peduli terhadap lingkungan hingga besar dampaknya untuk menjaga bumi yang kita cintai. Sebelumnya mari kita sama-sama pahami dulu apa yang dimaksud dengan lingkungan berkelanjutan.

Apa Itu Lingkungan Berkelanjutan?

Lingkungan berkelanjutan adalah kemampuan hidup tanpa menghabiskan sumber daya alam yang ada. Memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang. Sederhananya kita lebih memprioritaskan kebutuhan dengan sumber daya alam yang bisa diperbaharui daripada yang tidak bisa diperbaharui.

Dilansir dari Indonesia Sustainability 4.0 network, data Perserikatan PBB menunjukan bawah botol plastik dibuang setiap menit. Bayangkan 5 juta botol dibuang ke laut setiap tahunnya akan jadi apa laut di tahun 2050? Mungkin akan lebih banyak botol plastiknya daripada ikan yang hidup di laut. Serem ya?

Kalau tidak mau itu terjadi tentunya kita harus mau memulainya dari diri sendiri. Konsep dari lingkungan berkelanjutan ini ingin hidup yang lebih “hijau” lagi. Kalau lingkungan kita sehat, kita sendiri juga kan yang akan merasakannya?

Manfaat Menerapkan Gaya Hidup Lingkungan Berkelanjutan

Manfaat sustainable living
Sumber: pixabay.com
Dengan menerapkan gaya hidup lingkungan berkelanjutan, banyak sekali manfaatnya. Kita bisa merasakan hal berikut:

1. Gaya Hidup Sehat

Manfaat gaya hidup lingkungan berkelanjutan salah satunya adalah menjadikan gaya hidup kita lebih sehat. Menjaga lingkungan secara tidak langsung membuat hidup kita lebih sehat. 

Imun tubuh terjaga. Jadi tidak mudah terkena penyakit. 

2. Menghemat Uang

Dengan tidak membeli barang-barang yang tidak perlu, kamu sudah bisa menghemat uang kamu untuk membeli barang. Contoh lingkungan berkelanjutan saja bisa dilihat dari bagaimana kita membeli baju.

Biasanya perempuan lebih sering membeli baju. Terlihat tidak mencemari lingkungan, padahal limbah industri fashion di dunia ini mendapatkan nomor urut pertama penyumbang limbah terbesar. Dengan menjaga baju yang kita punya, kita sudah turut mendukung sustainable fashion

3. Menghirup Udara Lebih Bersih

Gaya hidup lingkungan berkelanjutan menekankan menghindari dari emisi karbon dan produk kimia yang memberikan kita udara yang bersih.

Aku pernah lihat di media sosial, di negara lain ada orang yang menjual udara bersih dimasukkan ke toples yang dihargai ratusan juta yang diambil dari pedesaan yang masih bersih dan belum tercemar. 

Terlihat tidak masuk akal menjual udara segar, tapi dari situ aku jadi tersadarkan kalau bukan tidak mungkin jika kita tidak menjaga lingkungan, kita tidak akan bisa menghirup udara yang segar lagi. Saking sudah tercemarnya, sulit sekali untuk menghirup udara yang segar. Miris sekali ya?

4. Makanan Lebih Sehat

Gaya hidup lingkungan berkelanjutan juga mendorong pertanian yang ramah lingkungan. Paparan pestisida bisa mencemari lingkungan dan makanan yang dihasilkan akan mengganggu kesehatan tubuh kita. 

5. Memberikan Kehidupan yang Layak pada Generasi Selanjutnya

Manfaat menerapkan gaya hidup berkelanjutan bukan hanya untuk diri sendiri saja. Tetapi, untuk generasi kita selanjutnya.

Apa yang kita lakukan sekarang terhadap lingkungan, akan berdampak untuk generasi selanjutnya. Jika kita mencemarinya, generasi selanjutnya hanya akan menikmati udara yang tercemar dan tidak sehat. Begitu juga sebaliknya.

Maka mulai lah kita menerapkan gaya hidup lingkungan berkelanjutan agar menjadi manfaat untuk semua penduduk bumi. Gimana cara menerapkannya? Bisa dimulai dari hal yang mungkin kita anggap "sepele" padahal berdampak besar. 

Cara Menerapkan Konsep Gaya Hidup Lingkungan Berkelanjutan

Pada dasarnya gaya hidup lingkungan berkelanjutan mencakup perilaku dan aktivitas kita dalam menggunakan sumber daya alam. Prinsip gaya hidup berkelanjutan adalah memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dengan mengurangi sebisanya bukan dengan menghilangkan sama sekali.

Dengan hidup berkelanjutan kita didorong untuk bisa menggunakan barang yang nggak perlu, agar tidak terjadinya kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

Contoh gaya hidup berkelanjutan adalah sebagai berikut:

1. Membeli Barang yang Dibutuhkan

Jika kita ingin membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut barang yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan yang ujung-ujungnya barangnya tidak terpakai dan bukan dalam jangka waktu yang lama. 

Sebisa mungkin beli barang untuk jangka waktu panjang yang agar kita tidak menambah lagi barang yang tidak terpakai yang dapat merusak lingkungan.

2. Gunakan Wadah untuk Membawa Makanan

Aktivitas ini sudah aku lakukan sejak lama ketika pergi membawa makanan aku selalu membawanya dengan tempat makan yang bisa dibersihkan kembali. Gaya hidup sehat tersebut terbawa sampai sekarang. 

Jadi terbiasa ketika membuatkan bekal makan siang untuk suami di kantor. Sehingga tidak menambah sampah plastik yang sulit untuk diuraikan. 

3. Menanam Pohon


Cara menerapkan sustainable living
Sumber: pixabay
Menanam pohon bisa memberikan kita banyak oksigen. Kita bisa menyelamatkan bumi dengan menanam pohon di rumah. Kalau tidak punya halaman yang luas, bisa menanam tanaman di pot.

Rasakan bedanya rumah dengan tanaman dan tidak, akan terasa lebih segar dan menghirup udara segar yang sekarang rasanya sulit kita rasakan apalagi di kota besar dan padat penduduk.

Aku juga menanamnya di pot dan di tanah. Rasanya menyenangkan menyiram tanaman di pagi dan sore hari. Udara di sekitar rumah jadi lebih segar.

Agar bisa lebih bermanfaat, kita bisa menanam cabai dan tomat untuk keperluan masak dan sayuran lainnya. Di rumah Mama aku juga menanam pohon jambu. Sudah 2 tahun lebih usianya sudah tumbuh besar. Kebayangkan bagaimana generasi selanjutnya bisa menikmati pohon tersebut?

4. Memilah Sisa Konsumsi organik dan anorganik

Memilah Sisa Konsumsi juga bagian dari gaya hidup sustainable living. Pisahkan sisa konsumsi yang mudah diuraikan dengan yang sulit diuraikan.

Kenapa aku bilangnya sisa konsumsi? Kenapa tidak bilang sampah? Karena sisa konsumsi itu bisa kita daur ulang, sedangkan sampah sudah tidak bisa kita olah lagi. 

Aku sudah mulai membiasakan dengan memilah ini. Sehingga sisa konsumsi anorganik bisa aku tukarkan pada pengepul. 

5. Menggunakan Transportasi Umum

Kota besar dan padat penduduk seperti Jakarta, penting banget untuk menggunakan transportasi umum. Beredar berita tentang polusi udara yang disebabkan banyaknya polusi yang ditimbulkan dari kendaraan. 

Semakin banyaknya kendaraan, makin banyak pula polusi yang ditimbulkan. Udara jadi tidak sehat. Lebih baik menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki jika jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh.

Kesimpulan 

Gaya hidup berkelanjutan membuat kita peduli akan lingkungan dan memberi manfaat tidak hanya kepada diri sendiri tapi pada generasi selanjutnya.

Sayangi bumi, dimulai dari hal-hal kecil dirumah. Yuk kita selamatkan bumi di mana pun kita berada. 



Related Posts

2 komentar

  1. ada banyak cara untuk menciptakan gaya hidup berkelanjutan ya mbak. Saya masih belajar bab ini. Karena pada praktiknya luarbiasa, kadang masih ogah-ogahan. terutama bab meminimalisir sampah dari rumah , hhhe

    BalasHapus
  2. iya ya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk melindungi, mulai dari hal yang kecil asal konsisten akan berdmpak besar juga

    BalasHapus

Posting Komentar