cerita mbun

Gara-Gara Layangan Putus

Cukup dengan satu pasangan


Baru kali ini penasaran sama series Indonesia. Secara ini hits banget, trailler-nya muncul dimana-mana. Sampai aku download aplikasi buat nontonnya, hehehe.

Ternyata pas ditonton emang bikin greget banget dan emosi. Tapi masih wajar emosinya. Yang bikin menarik menurutku sih aktingnya yang total banget ya. Jadi berasa nyata. Apalagi pelakor, sebutan untuk yang merebut lelaki orang, sekarang ini juga sering banyak diceritakan masyarakat Indonesia, hahaha.

Tapi, setelah dilihat-lihat series Layangan Putus ini agak familiar sih sama ceritanya. Seperti mirip drama korea "The World of the Married", yang sama-sama viral juga saat itu. Cerita tentang perselingkuhan kayanya emang paling banyak diminati yaa, wkwkwk.

Kesamaannya adalah cewe cantik dan pintar yang sama-sama diselingkuhi. Dan menyelesaikan masalah perselingkuhan secara apik. Mungkin ini yang menjadi perhatian penonton ya, memergoki suami selingkuh dan mengatasinya tidak dengan cara adu mulut apalagi jambak-jambakan saling menyakiti satu sama lain. Padahal kan belum tentu kesalahan ada di satu pihak aja. Tapi emosi dan rasa sakit hati menguasai semuanya tanpa berpikir jernih dulu untuk menyelesaikannya. Yang ada bukanya selesai, malah semakin sakit hati.

Bagaimanpun, selingkuh adalah PILIHAN suami atau istri. Kesalahan yang dilakukan pasangan kerapkali dijadikan alasan suami atau istri melakukan perselingkuhan. Padahal sebesar apapun kesalahan, jika kita mau komunikasi dengan pasangan, ceritakan apa yang pasangan tidak suka dari kita, saling memaafkan dan tidak memilih untuk selingkuh, maka perselingkuhan tidak akan terjadi. Itulah seringkali kita berpikir, kenapa ya Kinan yang udah cantik, cerdas, baik, sangat mencintai keluarganya kok tetep diselingkuhi? 

Seriesnya emang belum selesai tapi sejauh yang aku sudah tonton, ada hal yang menarik dari series ini, yaitu:

1. Tidak Melulu Suami yang Selingkuh

Dalam series ini tidak melulu menampilkan suami yang selingkuh yang terkesan mata keranjang. Ternyata bisa loh istri juga yang selingkuh. Dalam kehidupan kita bisa saja terjadi, tapi mungkin jarang di up, jadi yang selingkuh itu sudah pasti selalu laki-laki. Disini ditampilkan juga sosok Miranda yang  selingkuh dari suaminya bukan dengan alasan tidak bahagia, kekerasan atau suami yang cuek. Tapi karena dia bisa WARAS bila bersama lelaki lain. Waahh kok bisa begitu yaa???

Wajar aja kita heran, karena kita tidak mengalami dan tidak mengerti bagaimana perasaannya Miranda. Yang kita lihat hanya dari luar saja. Padahal peran suaminya dalam series itu terlihat baik, sabar dan sama seperti Kinan yang juga terlihat tidak ada kurangnya. 

Yang aku lebih heran, kenapa sih harus repot-repot selingkuh? Buang-buang waktu, tenaga, pikiran bahkan uang. Jadinya harus sering buat alasan agar tidak diketahui pasangan agar kondisi aman-aman saja. Kalau gak suka, yaudah langsung bilang aja "aku gak suka kita pisah aja". Tapi nyatanya gak semudah itu yaa, bahkan yang selingkuh ini pun masih sayang sama pasangannya. Gak tega buat benar-benar "meninggalkan" pasangannya. Kalau gitu namanya serakah ya? Mencintai dua orang dan ingin memiliki semuanya. 

Jujurly, aku gak paham sih sama apa yang dipikirkan orang-orang yang selingkuh ini. Maunya apa juga kayanya masih ambigu ya. Entahlah, hanya mereka yang tahu. Padahal kalau kita lebih menyayangi anak dan pasangan, keberkahan akan selalu menyertai kehidupan rumah tangga. Banyak berkahnya.

2. Mengatasi Masalah dengan Cerdas

Cerdas banget ya Kinan dalam mengendalikan emosinya. Dan dengan tegar mencari bukti walau hatinya tersakiti. Kinan mempertemukan mereka berdua. Haduuuh apa gak sakit yaa. Dengan anggunnya Kinan membongkar semuanya. Wah kalau aku sih, udah terjadi perang dunia kayanya.

3. Kinan Punya Sahabat yang Baik

Beruntung banget sih Kinan, aku merasa envy liatnya. Dia punya 3 sahabat yang peduli banget sama dia. Yang selalu ada buat dia. Yang mau dengerin curhatnya. Enaknya juga ada Lola yang bantuin dalam bidang hukum karena dia Pengacara. Ada Dita dan Andre juga yang selalu cek kondisi kesehatannya Kinan ketika dia hamil. Bestie bangeeeeett, hehe.

4. Anak selalu Jadi Korban

Pasti selalu anak ya yang jadi korbannya. Tapi bukan hanya anak, semua kena dampaknya. Selingkuh itu jadi kaya bom waktu yang kapan aja bisa meledak menghancurkan segalanya. Makanya, buat yang mau selingkuh, pikir-pikir dulu deh. Beneran deh, nikmatnya cuman sesaat aja, pusingnya pasti sampai akhir hayat. Coba ada gak, kisah selingkuh yang bikin sejahtera, tentram dan damai dalam perjalanan hidupnya?

5. Selingkuh Dilakukan oleh Orang yang Profesional

Kita sepakati dulu, selingkuh itu perbuatan yang tidak baik. Betul kan? Oke, selingkuh ini dilakukan oleh orang-orang yang pintar juga yang "seharusnya" mengerti tidak hanya soal pekerjaan mereka tapi juga attitude-nya. Mas Aris yang bisnisman, yang sudah biasa berhubungan baik dengan klien. Tapi tidak diterapkan kepada istrinya dengan melakukan hal yang tidak baik, yaitu selingkuh. 

Apalagi Lydia, yang seorang psikolog anak, melakukan hal yang sama. Yang mengerti bagaimana dampaknya terhadap psikis anak, tapi justru malah melakukan selingkuh. Mungkin keduanya memiliki Kecerdasan Intelektual (IQ) yang baik, tapi tidak dengan Kecerdasan Emosional (EQ).


Itu dulu sepertinya dari yang sudah aku tonton, tinggal nungguin ending-nya gimana. Semoga happy ending yaaa. Dan semoga keluarga kita selalu harmonis. Serta diberi keberkahan dan kebahagiaan, aamiin. Dengan cukup satu pasangan saja. 

Kalau kamu, memandang perselingkuhan itu seperti apa? 


Related Posts

Posting Komentar