Berbeda saat hamil Aqlan 6 tahun lalu, sekarang banyak sekali kelas ibu hamil yang bisa kita ikuti. Ilmu kehamilan pun semakin luas dan berkembang. Pesatnya teknologi aku manfaatkan untuk menambah informasi tentang kehamilan dan persiapan persalinan.
Tiba-tiba saat sedang scroll muncul iklan tentang kelas hamil gratis. Syaratnya hanya follow dan share story saja. “Ah gampang betul, apalagi ini gratis!” Banyak praktisi yang share ilmunya di media sosial tentu harus kita manfaatkan dengan baik.
Lalu aku mulai diarahkan ke grup Whatsapp kelas hamil tersebut. Di sana kami mulai dibagi lagi ke dalam trimester agar ilmu yang didapat tepat sasaran. Saat itu aku trimester dua, lalu berkumpullah aku bersama ibu-ibu trimester dua yang lain.
Dari pertanyaan yang diajukan bumil, sepertinya banyak ibu baru di grup ini. Tapi materi yang disampaikan tentunya tetap penting dan menarik. Apa aja yang dibahas pada zoom selama dua jam tersebut? Yuk, simak sampai akhir artikelnya!
Perubahan yang Terjadi pada Ibu Hamil
Materi pertama dibawakan oleh Rahmadani S., S. Keb, seorang Bidan, instruktur Prenatal Vinyasa Yoga dan Praktisi Hynobrithing dan Konselor Menyusui.Banyak ibu yang mengalami perubahan tubuh saat hamil. Baik secara anatomi atau fisiologis. Keduanya melibatkan banyak hormonal sehingga menyebabkan rasa lelah fisik dan emosional.
Tanda-tanda kehamilan biasanya ditandai dengan rasa mual, pusing dan muntah. Walaupun ada juga ibu yang tidak merasakan apa-apa. Karena perubahan hormon ini banyak ibu yang mengalami perubahan dalam bentuk fisik dan psikis.
Seperti yang aku alami pada kehamilan pertama mual hebat sampai dokter meminta untuk bed rest. Kebalikannya di kehamilan kedua, tidak ada mual dan muntah malah badan terasa ringan.
Kalau kita hanya fokus pada keluhan, rasanya seperti orang yang sedang sakit. Padahal ibu hamil bukan orang yang sakit. Semua keluhan rasanya hilang ketika merasakan tendangan janin dan membayangkan ketika ia akan lahir.
Makanya penting untuk kita tetap berolahraga saat hamil. Tentunya tergantung kondisi masing-masing dan jika kondisi berisiko sebaiknya tidak memaksa untuk berolahraga. Lebih aman jika olahraganya ditemani oleh pendamping.
Jenis olahraga yang direkomendasikan pada ibu hamil seperti jalan kaki, berenang, sepeda statis, senam hamil, yoga hamil, dan pilates. Dari semuanya aku lebih suka jalan kaki dan yoga. Lebih praktis sambil jalan menikmati udara pagi yang sejuk di sekitar rumah. Kebetulan daerah rumah masih pesawahan, jadi nyaman saat jalan kaki pagi.
Manfaat olahraga ketika hamil jelas banyak sekali. Selain untuk kesehatan ibu juga membantu meningkatkan kesejahteraan emosional ibu, sehingga membantu ibu selalu merasa bahagia. Itu yang aku rasakan ketika sering jalan kaki.
Sweing berolahraga juga membuat saya tahan tubuh ibu semakin kuat dan ibu selalu merasa bugar. Olahraga jadi bekal untuk latihan pernafasan saat melahirkan. Sangat membantu mempersiapkan persalinan karena sudah terbiasa saat olahraga.
Waktu hamil Aqlan ku mulai bisa berjalan kaki saat trimester 3. Olahraga yang aku ikuti hanya jalan kaki dan menggerakkan badan di rumah dengan melihat panduan di youtube.
Pentingnya Nutrisi Saat Hamil
Ibu hamil tidak boleh sembarangan
mengonsumsi makanan. Harus diperhatikan setiap kandungan gizinya. Harus diperhatikan karbohidrat, sayuran, serat,
Biasanya trimeter dua mulai membaik dan trimester 3 sudah tidak terlalu mual walau tidak bisa lepas juga dari berbagai keluhan.
Selain tubuh ibu yang juga berbeda, perubahan hormon menjadi cepat lelah dan sensitif juga aku rasakan. Rasanya mudah lelah, sedih dan overthinking.
Organ tubuh yang tadinya stabil pun, ikut berpengaruh ketika janin semakin membesar. Janin menekan organ di sekitarnya. Tidak heran bumil sering mengalami sesak dan ingin buang air kecil terus jika usia kehamilan sudah besar.
Selain tubuh ibu yang juga berbeda, perubahan hormon menjadi cepat lelah dan sensitif juga aku rasakan. Rasanya mudah lelah, sedih dan overthinking.
Organ tubuh yang tadinya stabil pun, ikut berpengaruh ketika janin semakin membesar. Janin menekan organ di sekitarnya. Tidak heran bumil sering mengalami sesak dan ingin buang air kecil terus jika usia kehamilan sudah besar.
Kalau kita hanya fokus pada keluhan, rasanya seperti orang yang sedang sakit. Padahal ibu hamil bukan orang yang sakit. Semua keluhan rasanya hilang ketika merasakan tendangan janin dan membayangkan ketika ia akan lahir.
Makanya penting untuk kita tetap berolahraga saat hamil. Tentunya tergantung kondisi masing-masing dan jika kondisi berisiko sebaiknya tidak memaksa untuk berolahraga. Lebih aman jika olahraganya ditemani oleh pendamping.
Olahraga Saat Hamil
Manfaat olahraga ketika hamil jelas banyak sekali. Selain untuk kesehatan ibu juga membantu meningkatkan kesejahteraan emosional ibu, sehingga membantu ibu selalu merasa bahagia. Itu yang aku rasakan ketika sering jalan kaki.
Sweing berolahraga juga membuat saya tahan tubuh ibu semakin kuat dan ibu selalu merasa bugar. Olahraga jadi bekal untuk latihan pernafasan saat melahirkan. Sangat membantu mempersiapkan persalinan karena sudah terbiasa saat olahraga.
Waktu hamil Aqlan ku mulai bisa berjalan kaki saat trimester 3. Olahraga yang aku ikuti hanya jalan kaki dan menggerakkan badan di rumah dengan melihat panduan di youtube.
Alhamdulillah saat hamil kedua, aku bisa berolahraga dari trimester 1 dan rutin jalan kaki hingga menjelang persalinan. Biasanya aku mulai berolahraga setelah shalat subuh.
Lalu aktif mengikuti kelas senam hamil dan yoga di rumah sakit. Meski berakhir dengan caesar, aku merasa tetap kuat karena rutin berolahraga.
Lalu aktif mengikuti kelas senam hamil dan yoga di rumah sakit. Meski berakhir dengan caesar, aku merasa tetap kuat karena rutin berolahraga.
Selain olahraga, ibu hamil juga penting menjaga asupan nutrisinya. Ksrena dari nutrisi yang baik akan tumbuh janin yang baik pula.
Beliau memaparkan asupan nutrisi secara lengkap dan mudah dipahami. Dari penjelasan beliau aku baru tahu kalau Ibu hamil ternyata membutuhkan 50.000 kalori selama kehamilan belum termasuk kebutuhan yang diperlukan ibu.
Menjaga Asupan Nutrisi Saat Hamil
Materi kedua dibawakan oleh dr. Aviasti Pratiwi Andayani, SpOG. Beliau adalah Dokter Obgyn dan Founder Sekolah Ibu Hamil. Aktif di dunia edukasi kehamilan, persalinan, dan reproduksi perempuan sejak tahun 2012.Beliau memaparkan asupan nutrisi secara lengkap dan mudah dipahami. Dari penjelasan beliau aku baru tahu kalau Ibu hamil ternyata membutuhkan 50.000 kalori selama kehamilan belum termasuk kebutuhan yang diperlukan ibu.
Kehamilan juga memerlukan energi setara dengan berlari marathon setiap hari selama 40 minggu. Sedangkan proses persalinan sedikitnya membakar 500-1000 kalori setara dengan berenang selama 90 menit tanpa berhenti. Yaa Allah berapa mulia ya perjuangan seorang ibu hamil. Pantas saja hamil Itu beras cape banget dan sangat melelahkan.
Hsmil dan bersalin adalah tantangan terberat yang dialami perempuan sepanjang hidupnya. Untuk itulah ibu hamil wajib menjaga kebutuhan nutrisinya, ungkap beliau yang juga memiliki pengalaman dua kali operasi Caesar dan berhasil VBAC.
Hsmil dan bersalin adalah tantangan terberat yang dialami perempuan sepanjang hidupnya. Untuk itulah ibu hamil wajib menjaga kebutuhan nutrisinya, ungkap beliau yang juga memiliki pengalaman dua kali operasi Caesar dan berhasil VBAC.
Pentingnya Nutrisi Saat Hamil
- Kehamilan adalah periode percepatan yang membutuhkan nutrisi optimal
- Fondasi kritis yang mempengaruhi kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang bagi ibu dan janin
- Makronutrien dan Mikronutrien dalam diet berperan penting untuk berbagai fungsi sel
- Mencegah kompilasi kehamilan seperti anemia, preeklampsia, dan bayi berat lahir rendah (BBLR)
Ibu hamil tidak boleh sembarangan
mengonsumsi makanan. Harus diperhatikan setiap kandungan gizinya. Harus diperhatikan karbohidrat, sayuran, serat,
Aneka ragam pangan dengan proporsional cukup untuk menjaga asupan gizi ibu hamil. Ibu hamil bisa mkan 3-4 dalam satu hari
Aku bersyukur bisa mengikuti kelas ibu hamil ini. Meski sudah pernah melalui proses kehamilan sebelumnya, ternyata masih banyak ilmu baru yang bisa dipelajari.
Kesimpulan
Aku bersyukur bisa mengikuti kelas ibu hamil ini. Meski sudah pernah melalui proses kehamilan sebelumnya, ternyata masih banyak ilmu baru yang bisa dipelajari.
Setiap kehamilan memiliki cerita dan tantangannya sendiri. Karena itu, tidak ada salahnya terus belajar agar bisa menjalani masa kehamilan dengan lebih tenang, sehat, dan penuh kesiapan.
Bagiku, kelas ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa seorang ibu tidak harus tahu segalanya sejak awal. Yang terpenting adalah terus membuka diri untuk belajar demi memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan buah hati.












Posting Komentar
Posting Komentar