cerita mbun

Manfaat Content Plan Bagi Blogger, Jadi Produktif dan Kreatif!

17 komentar
                                Blogger jadi produktif dan kreatif


Bukan hanya hidup yang butuh perencanaan yang matang, tapi ngeblog juga perlu. Apalagi bagi blogger newbie macam aku yang butuh pegangan, wajib banget punya content plan.

Sebenarnya konsep yang coach Marita jelaskan mirip dengan yang biasa aku lakukan. Bedanya coach Marita menjelaskan dengan sangat detail, kalau aku tak terarah, wkwkwk.

Karena plan yang aku buat tidak terarah, eksekusinya juga semakin jauh dari kata produktif apalagi kreatif. Yang ada hanyalah mager (malas gerak).

Aku terbiasa ketika muncul ide langsung diketik di note handphone. Jadi ketika coach menugaskan planning seminggu, aku udah punya banyak keyword tanpa eksekusi, wkwkwk.

Aku juga pernah menandai kalender untuk menjadwalkan kapan aku harus update blog. Tapi, ya gitu karena planningnya gak lengkap jadi gak ada dorongan kuat untuk produktif menulis. Dari situ aku aku belajar kalau kita membuat planning, dasarnya pun harus kuat.

Definisi Content Plan


Dari tadi bahas content plan terus. Memang content plan itu sebenarnya apa sih? Content Plan bahasa sederhananya adalah sebuah perencanaan.

Karena pekerjaan blogger adalah membuat konten yang berupa tulisan, jadi perlu adanya sebuah rancangan untuk membuat konten selanjutnya. Karena merencanakan adalah proses dari blogging itu sendiri yang meliputi tujuan ngeblog, niche atau kategori di blog, jadwal posting dan membuat outline agar tulisan terarah tidak melebar kemana-mana.

Pentingnya Content Plan ini jadi membuat ingat kembali alasan ngeblog. Ngeblog menjadi terstruktur dan mengabaikan rasa malas tiap kali datang. Kita jadi membiasakan diri terjadwal dan disiplin dengan baik untuk posting.

Manfaat Content Plan Bagi Blogger

Nah, karena content plan bagi blogger banyak banget manfaatnya, kali ini aku buat dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya untuk tugas. Agar blogku semakin produktif dan menghasilkan tulisan yang kreatif.

Berikut manfaat content plan bagi blogger yang bikin kita para blogger menjadi produktif dan kreatif.

1. Menjadi Konsisten Posting Blog


Dengan sendirinya kita jadi punya jadwal untuk posting blog. Yang tadinya posting kapan saja. Kalau lagi rajin ya nulis, kalau lagi malas ya rebahan. Duh jangan dibiarkan lama-lama ya kaya gini, bikin malas semakin merajalela.

Seru kan jadi punya jadwal, sudah seperti profesional. Kita bisa posting sesuai kemampuan kita pastinya. Bisa dimulai pelan-pelan mulai dari 1 minggu sekali, 2 kali, 3 kali atau bahkan setiap hari, kenapa nggak? Yang penting kita niatkan dengan konsisten.

2. Merencanakan Konten Sesuai Niche


Bagi lifesytle blogger yang punya niche lebih dari satu seperti aku, penting banget nih buat perencanaan posting setiap niche. Misalkan hari senin aku isi dengan opini, selasa dengan relationship, rabunya parenting, dll.

Jadi semua label terpenuhi. Update blog menjadi rapi. Dan memudahkan pembaca setia kita membaca topik apa yang akan dibahas. 

3. Membantu Memunculkan Banyak Ide


Dengan kita menulis banyak content plan, ide yang berisik di otak ini bisa tersimpan dengan rapi dalam sebuah perencanaan. Sehingga kita tidak ada alasan lagi untuk tidak punya ide. Orang idenya udah ditulis di content plan kok, hehe.

Selain merangkum ide yang sudah ada, dari situ juga bisa memunculkan banyak ide yang lain. Wah, seru banget ya. Kita jadi merasa kaya akan wawasan dan pengetahun blogger. Jadi blogger yang selalu update dan upgrade pengembangan diri.

4. Menghemat Waktu Untuk Menulis


Sudah ada content plannya, waktu kita hanya menulis dan riset aja. Waktu tidak terbuang dengan masih mencari ide. Tinggal fokus kita mengembangkan menjadi sebuah tulisan.

5. Kesempatan Mendatangkan Job


Dengan rutin secara konsisten kita posting di blog, bukan tidak mungkin juga ada yang melirik blog kita loh. Wah, siapa sih yang tidak mau mendatangkan cuan dari blog? Kalau dapat job Alhamdulillah, kalau tidak juga tidak apa-apa karena kembali ke niat awal, menulis tidak melulu berkaitan dengan materi.

Jangan lupa juga posting di media sosial. Semakin menguatkan personal branding kita, hal ini juga bisa mendatangkan kesempatan kerja sama dari pihak lain.

Cara Membuat Content Plan


Coach Marita menjelaskan kalau membuat content plan ini kita bisa menggunakan 3 metode. Sesuaikan saja dengan gaya tulisan atau senyaman yang kita gunakan.


Manual, Printable atau Freebies dan Digital

Sebenarnya aku tim menulis dibuku. Setiap ngeblog pasti selalu ada coretan dibuku. Tapi, karena buku tulisnya sekarang gak ada, jadi aku menggunakan spreadsheet, hehe.

Selain itu juga karena aku ingin lebih rapi dalam hal penyimpanan. Kalau dibuku aku suka ilang gitu aja. Kalau dengan digital aku harap bisa dengan mudah menemukannya kembali ketika aku butuhkan. 

Jenis Content Plan


Coach Marita juga membagi jenis content plan ke dalam 4 bagian.

1. Yearly Blog Plan


Ini adalah rencana blog kita untuk satu tahun ke depan. Kita bisa menambahkan tujuan ngeblog di tahun depan, hal-hal yang akan dilakukan dalam postingan dan mengikuti berbagai kelas online.

Yearly blog plan aku buat sederhana, karena aku mau fokus dalam membuat tulisan, baru setelah itu di tahun berikutnya mulai merancang trafik yang tinggi, DA/PA, dan sebagainya.

My blogging plan 2023

2. Monthly Blog Plan


Dibuatkan dalam rencana per bulan. Bisa merencanakan berapa banyak artikel yang terbit dalam sebulan. Atau menandai hari-hari besar pada setiap bulannya.

Selama ini aku belum pernah nulis dalam tema tertentu dalam perayaan hari-hari besar. Setelah ini akan aku coba menulis sesuai hari besar tersebut. 

3. Weekly Blog Plan


Dibuat untuk jangka waktu seminggu. Apa saja yang ingin kita targetkan dalam waktu seminggu. Misalkan merencanakan apa saja yang akan diposting pekan depan. Sekaligus mewawancarai narasumber jiak ada. Atau mengikuti lomba pada pekan tersebut.

                                    Rencana blog Plan bulan Agustus 2022

4. Daily Blog Plan


Outline sangat membantu agar tulisan tidak melebar kemana -mana.

Mind mapping blog



Kesimpulan


Dengan membuat content plan kita menjadi produktif untuk menulis dan tidak lagi menunda-nunda karena sudah mempunyai jadwal kapan akan posting artikel.

Dengan content plan juga kita lebih kreatif karena banyak ide yang bermunculan dan target yang harus kita capai.

Gimana apakah kamu sudah mencoba untuk membuat content plan?









Related Posts

17 komentar

  1. Keren mbak Husna, mudah"an kita selalu konsisten buat content plan agar lebih terarah blog kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak. Betul mbak jadi bisa memetakan blog ya mau dibawa kemana.

      Hapus
  2. Mengusir magernya itu ya mbak yang syusahh huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi kalau udah rebahan wkwk makin aja mager

      Hapus
  3. kalo udah buat content plan, selanjutnya harus ngelatih diri buat disiplin nih aku

    BalasHapus
  4. Mau mau ikutan kerja kelompok boleh nih ya mbak biar ketularan baiknya

    BalasHapus
  5. Betul bgt nih...jadi makin kreatif kita memunculkan ide sbg bahan tulisan ya mb

    BalasHapus
  6. ditunggu mba artikel-artikelnya hehe

    BalasHapus
  7. Nah ini mbak akupun banyak magernya. Ide ada tp ya sampe basi deh akhirnya wkwkwk

    BalasHapus
  8. iya mba, sebenarnya content plan membuat lebih produktif tapi seringnya aku mode deadline.... wkwkkw

    BalasHapus
  9. jadi ngga sabar baca artikel plan nya mbak husna hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar