cerita mbun

10 Kue Tradisional Khas Sunda yang Masih Populer

 


Seiring berkembangnya zaman makanan tradisional mulai bergeser bahkan sudah jarang ditemukan di pasaran.

Tapi semenjak ada pasar kaget dan stand penjual makanan tradisional, kue tradisional khas Sunda ini masih bisa kita temui. Kalau tidak kita temukan, kita juga bisa buat sendiri loh. Karena buatnya mudah banget. 

Cukup dengan niat dulu aja, udah pasti jadi, hehe. Ini dia 10 kue tradisional khas Sunda yang masih terjaga hingga saat ini.

1. Ketimus

Makanan tradisional ini masih ada yang jual kalau kita ke pasar kaget atau tempat stand jualan jajanan makanan. Ketimus terbuat dari singkong, gula merah, kelapa parut, garam, gula pasir dan daun pisang untung membungkusnya. 

Cara membuatnya juga mudah, masukkan singkong yang sudah diparut dan semua bahan lalu aduk. Masukkan adonan ke dalam daun pisang, masukkan ke dalam kukusan dan kukus hingga 20 menit atau sesuai selera. 

2. Misro

Misro ini kependekan dari "amis dijero" yang artinya "manis didalam". Misro juga sama terbuat dari singkong, kelapa parut, garam, gula merah untuk isian dan minyak untuk menggoreng.

Adonan singkong yang sudah diparut, diberi isian dan dibentuk bulat pipih lalu digoreng. Sajikan hangat dengan teh panas atau kopi dipagi hari atau siang hari enak banget. 

3. Combro

Combro hampir mirip dengan misro. Combro ini juga singkatan dari "oncom dijero" yang berarti "oncom didalam". Kalau misro manis, kalau ini asin karena dalemnya isi oncom.

Cara membuatnya juga hampir sama, bedanya kita tumis dulu isian oncomnya sampai matang agar mudah menggorengnya dengan adonan singkong yang sudah dibuat. 

4. Cucur

Dari semua kue tradisional, ini favorit aku. Suka banget sama kue cucur. Enak rasanya empuk gitu, hehe. Bentuknya juga unik, bulat, mekar, bersarang dan pinggirannya keriting.

5. Kue Ali Agrem

Kue ali juga biasa disebut kue cincin. Karena bentuknya bulat yang menyerupai cincin. Kue ali terbuat dari tepung beras, gula merah, gula pasir dan santan. Biasanya kita sering temukan kue Ali di acara pernikahan.

Kalau aku lebih suka kue ali yang berwarna coklatnya muda bukan yang coklat banget ke arah gosong. Dan rasanya gak terlalu manis. Kalau manis banget malah jadi kemanisan.

6. Jalabria

Kue jalabria mirip dengan kue Ali. Cuman bentuknya lebih mirip kue donat. Jalabria ini dibuat dengan tepung ketan, bisa hitam atau putih sesuai selera. Kalau aku lebih suka yang hitam.

Dibalut dengan balutan gula yang manis, bikin makin nikmat makannya. Tapi hati-hati yaa, gulanya yang banyak suka lengket ditangan dan terkena baju, hehe.

7. Bugis

Bugis juga disebut kue unti. Ada yang putih dan ada yang hijau biasanya menggunakan pewarna. Kalau Bugis ini nenekku ahli banget buatnya dan rasanya enak, manisnya pas, hehe.

Kue bugis dibuat dari tepung beras ketan putih. Langkah pertamanya membuat untinya dulu yaitu isiannya. Masukkan air, gula merah, garam, daun pandan dan masukkan kelapa parut. Aduk sampai rata. 

Kalau adonannya, masukkan tepung beras ketan, garam, santan dan pewarna. Setelah adonan siap, dibentuk pipih lalu masukkan untinya. Setelah dibungkus daun pisang, kukus semua Bugis yang sudah ditata dipanci kukusan. Tips dari nenek, agar tidak lengket daunya diolesi sedikit minyak sayur. 

8. Nagasari

Kalau bahasa sundanya papais. Yang berarti pepesan dengan isi buah pisang yang manis. Dibanding unti, aku lebih suka papais, karena dalemnya ada pisang buah favorit. Sekarang udah banyak kreasi untuk isian papais, yaitu dengan kacang ijo. 

9. Surabi

Khususnya di Karawang daerah tempat tinggalku, ada surabi yang legendaris banget dari tahun ke tahun. Pesen disana harus rela antri lama. Tips kalau gak mau nunggu lama, pesannya lewat telepon, biar nanti ke tempatnya udah langsung tinggal ambil.

Namanya Surabi Hejo (Hijau) Rengasdengklok. Sayangnya setahuku belum bisa dipesan lewat aplikasi pesan makanan.

Dulu surabi isiannya cuman oncom atau dicocol dengan gula merah. Kalau sekarang udah banyak kreasinya bahkan sampai dibuat cafe khusus menyediakan surabi. Surabi didaerah kosanku dulu juga terkenal dengan berbagai variannya seperti keju, durian, coklat dan lain-lain.

Kalau kamu, lebih suka surabi dengan cita rasa yang lama atau dengan kreasi yang baru? Yang dulu atau sekarang sama-sama enak yaaa...

10. Gemblong

Kue gemblong ini berbentuk bulat dengan dilapisi gula karamel. Sekarang gigiku susah untuk diajak makan gemblong 😂

Karena rasanya manis banget dan keras diluar, lembut didalamnya, itu bikin gigi langsung nyut-nyut, wkwkwk.

Jadi, bestie kue favoritmu ada di list ini gak? 🙃


#TemaKe-12

#14daysblogspediachallenge 

#KueLegendarisIndonesia


Related Posts

Posting Komentar