cerita mbun

7 Alasan Mengapa Jarak itu Penting

Semoga harimu selalu menyenangkan, tak peduli berapa kilometer jarakmu.


   Sudah berapa lama kamu #dirumahaja? Pasti lama dan sangat membosankan sekali ya. Terlebih bagi yang suka bersosialisasi hal ini pasti membuat frustasi. Segera lenyaplah pandemi ini agar kita bisa melakukan kegiatan seperti biasanya.
   Stay safe di rumah membuat saya memahami begitu pentingnya jarak. Jarak membuat kita dapat berpikir positif dan melakukan banyak hal. Ternyata kita memang membutuhkannya. Dengan adanya sosial distancing ini, membuat kita lebih mengenal diri sendiri, terlebih menyoal jarak dalam sebuah hubungan pribadi.
   Mungkin kamu juga merasakan, tapi tidak menyadarinya. Inilah 7 alasan mengapa jarak itu penting;
1.  Memupuk kerinduan
       Dalam jarak, kamu akan merindukan momen bersama pasangan dan tidak mudah meluapkan emosi ketika bertemu. Kamu akan menjaga kebersamaan karena bagimu bertemu adalah hal yang harus dijaga dan kamu tidak ingin merusaknya dengan hal kecil yang bisa kamu atasi sendiri. Karenanya, kamu tidak mudah bergantung pada pasangan yang membuat kamu semakin mandiri.
    Dalam hubungan, kamu tidak harus menghabiskan waktu bersama. Adakalnya kamu harus terhalang waktu sesaat, karena kegiatan kalian yang tak sama atau karena kondisi pekerjaan kalian yang mengharuskan jarak menjadi lebih lama untuk bertemu. Pulang ke rumah menjadi sebuah kerinduan dan hubungan menjadi semakin intim.
2. Membuat kamu memiliki waktu dengan keluarga
       Bagi kamu yang belum menikah, manfaatkanlah momen bersama keluarga yang selama ini tersita karena kesibukan di luar rumah atau karena pekerjaan yang menumpuk. Kamu bisa menceritakan pasanganmu kepada keluarga. Dengan begitu, tanpa sadar kamu pun membuat keluargamu dekat dengannya. Bonusnya, kamu akan mendapatkan dukungan berupa nasehat untuk hubunganmu. Sedangkan bagi yang sudah menikah, kamu lebih menghargai kewajiban suami istri. Bahwa tak ada.pekerjaan yang lebih berat karena masing-masing tahu porsinya. Saling menyemangati dalam bidangnya masing-masing.
3. Memberikan peluang untuk mengembangkan diri
      Ketika bersama pasangan mungkin akan sulit untuk menemukan apa yang ingin kita lakukan. Jarak memberikan kita banyak kesempatan untuk melakukan banyak hal positif untuk mengembangkan diri. Semakin diri kita berkualitas, tentu kita juga akan mendapatkan pasangan yang berkualitas yang sama-sama menempatkan keahlian masing-masing. Dan hal ini bisa menjadi topik dalam komunikasi. Saling melengkapi satu sama lain. Begitu pun dengan kompetensi yang sama, keduanya akan semakin terasah.
4. Mengenal diri sendiri dan pasangan
      Memang terasa menyenangkan jika selalu bersama, tapi mungkin kamu juga akan merasa bosan. Bosan dengan omelannya, sikap perhatiannya yang berlebih, atau hal-hal yang kamu tidak suka dari pasangan yang mebuat kamu jengah. Dengan jauh dari pasangan, justru kamu merindukan hal-hal tersebut. Dalam kesendirian, kamu merindukan omelannya yang berisik dan tidak ada hentinya atau bahkan sikap konyolnya dia yang ternyata membuat kamu rindu. Kamu jadi tahu apa yang kamu butuhkan dan tidak kamu inginkan dari pasangan. Begitu juga kamu dalam menilai pasangan, kamu jadi tahu apa yang pasangan kamu suka.
5. Pasanganmu jadi lebih menarik
     Lama tak berjumpa dengan pasangan, membuat kamu membayangkan bagaimana wajahnya, bagaimana ia tersenyum dan tertawa. Sama halnya dengan kamu yang ingin tampil menarik. Dengan selalu menjaga penampilan tentunya akan membuat ia semakin mencintai kamu. Meski sudah menikah, ingat ya penilan harus selalu dijaga. Kamu tak harus tampil mencolok untuk mendapat perhatian dia, cukup terlihat fresh dan natural lebih disukai.
6. Banyak topik untuk dibicarakan
      Pasti kamu sudah tidak sabar ketika akan bertemu nanti banyak hal yang sudah kamu lalui yang ingin kamu ceritakan kepadanya. Pembicaraan kalian tidak melulu soal cinta, akan tetapi kalian jadi lebih peduli tentang sekitar. Tentang isu-isu yang sedang hangat di negara ini atau kritik terhadap apa saja dengan cara penyelesaian versi kalian. Itu semua bisa diceritakan kepada pasanganmu, bahkan lelahmu juga.
7. Menguji kepercayaan
      Jauh dari pasangan, membuat kamu bisa mengukur sejauh mana pasangan kamu bisa setia tanpa ada kamu disisinya. Memiliki rasa percaya memang tidak mudah, dengan rasa curiga yang mengikuti. Jadikan jarak sebuah kesempatan bukan sebagai hambatan. Maka kepercayaan itu akan menjadi hal yang lekat pada diri. 





Related Posts

Posting Komentar